GREENSCENE.CO.ID – Jauh sebelum Natasha Romanoff akhirnya memutuskan untuk bergabung bersama Avengers sebagai Black Widow, dia merupakan salah satu mata-mata dan pembunuh terbaik di Marvel Universe. Tahun depan, kita akan melihat bagaimana cerita masa lalu dari seorang Black Widow dalam film solonya yaitu Black Widow. Salah satu cerita yang tentunya ditunggu oleh banyak fans adalah ketika dia berlatih di Red Room.

Red Room merupakan fasilitas misterius yang menghasilkan berbagai mata-mata dan pembunuh terbaik, yang dibuat oleh pemerintah Rusia. Sejarah dari Red Room memang sangat panjang dalam cerita komik, meskipun di MCU pun kita pernah diperlihatkan sekilas tentang fasilitas misterius ini. Berikut adalah berbagai hal yang diketahui tentang Red Room.

Apa Itu Red Room?

Red Room sudah menjadi bagian dari sejarah kelam Black Widow selama bertahun-tahun, tapi detail tentang fasilitas ini baru digali lebih dalam dalam seri komik Black Widow pada akhir 90an dan 2000an. Singkatnya, Red Room Academy atau akademi Red Room ini memiliki spesialisasi untuk menculik anak-anak bayi perempuan atau gadis kecil, untuk dilatih dan ditempa menjadi mata-mata terhebat untuk Uni Soviet ketika perang dingin berlangsung.

Karena mereka dihasilkan untuk menjadi seorang mata-mata dan pembunuh hebat, sedari kecil mereka sudah dilatih berbagai hal yang akan menunjang mereka saat berada di lapangan. Contohnya adalah mempelajari menggunakan senjata api, bagaimana teknik spionase dan pengumpulan intel atau data, dan masih banyak hal lainnya.

Dalam cerita komik salah satu proses yang harus dialami oleh mereka yang mengikuti bagian dari akademi ini adalah berbagai uji coba medis, yang akan membuat mereka kelak akan tahan terhadap berbagai serangan, meningkatkan kemampuan fisik, meningkatkan sistem imun dalam tubuhnya, dan yang paling utama adalah memperlambat proses penuaan.

Selain Natasha Romanioff, ada beberapa karakter Marvel lainnya yang pernah dilatih di akademi ini diantaranya adalah Nadia Pym, Yelena Belova yang merupakan Black Widow kedua, dan juga Bucky Barnes. Untuk Bucky, sebenarnya dia menjadi instruktur di fasilitas ini ketika dia dicuci otaknya oleh pasukan Uni Soviet dan menjadi Winter Soldier.

Red Room Di MCU

Sebagian besar dari apa yang kita ketahui dari fasilitas misterius ini datang dari adegan flashback dalam film Avengers: Age of Ultron. Dalam sebuah percakapan dengan Bruce Banner, Natasha mengungkapkan bahwa salah satu bagian dari “upacara kelulusan” akademi ini adalah sebuah tindakan oprasi dimana salah satu bagian dari dalam tubuhnya diambil (rahim). Sehingga agen Black Widow tidak akan memiliki keturunan dan fokus pada misi dan tujuannya.

Dalam adegan flashback tersebut kita melihat bagaimana Natasha mencoba untuk gagal dalam akademi ini, karena dia takut akan “upacara kelulusan” tersebut. Namun, pada akhirnya Natasha menyelesaikan pendidikannya di akademi tersebut. Dalam adegan flashback lainnya diperlihatkan Natasha berlatih untuk menembak tepat dengan sebuah papan target. Tapi, kemudian targetnya dirubah menjadi manusia.

Meskipun Natasha pada awalnya menolak, pada akhirnya dia tetap menembak orang tersebut. Age of Ultron bukan hanya satu-satunya tempat yang memperlihatkan Red Room di MCU. Ada juga TV series Agent Carter, yang menurut showrunner seriesnya menyebutkan bila program pembunuh terlatih Rusia yang ditampilkan dalam cerita merupakan program yang sama yang dijalani oleh Black Widow.

Ada sedikit perbedaan dari apa yang diperlihatkan di film Age of Ultron. Dottie Underwood sedari kecil sudah dipaksa untuk bertarung satu lawan satu dengan peserta akademi lainnya, sampai mati. Secara tidak sadar, sedari kecil Dottie sudah menjadi pembunuh mengerikan, menghabisi nyawa orang yang dia anggap sebagai saudarinya demi mewujudkan keinginan dari tuannya.

Latihan lain pun Dottie jalani, yang membuatnya menjadi sosok yang tangguh serta bagaimana dia menggunakan beberapa nama alias demi menyelesaikan misinya. Dalam kasus Natasha, latihan yang dia alami lebih kepada penghancuran mental dan kemudian dibangun kembali. Natasha juga ingat bagaimana seluruh peserta harus menahan rasa sakit yang dialami dalam latihan balet. Tapi, bisa jadi itu hanyalah sebuah ingatan palsu demi menutupi latihan yang sebenarnya, seperti dalam komik.

Terlepas dari apa yang sudah kita ketahui sejauh ini tentang fasilitas Red Room, film Black Widow sepertinya akan menggali lagi lebih dalam tentang sebuah tempat yang misterius dan mengerikan tersebut. Termasuk juga bagaimana Natasha berkumpul kembali bersama “keluarganya” seperti Yelena Belova, Alexei alias Red Guardian, dan juga Melina Vostoff.