GREENSCENE.CO.ID – Selama lebih dari 56 tahun terakhir ini, sudah ada banyak banyak nama dari tim mutan pahlawan X-Men yang bergabung dengan tim Avengers. X-Men dan Avengers pada dasarnya adalah dua kelompok besar pahlawan dari Marvel, dan hubungan keduanya memang sedikit ada gesekan. Avengers tidak pernah ikut serta ketika para X-Men sedang mengalami masalah dengan mutan lainnya. Begitu pula dengan X-Men yang kecewa ketika tidak berhasil menghentikan genosida Genoshan.

Meskipun hubungan antara kedua kelompok ini memang sering terjadi gesekan, bukan berarti keduanya tidak pernah saling bekerja sama. Bahkan, ada juga beberapa anggota X-Men yang tercatat menjadi bagian dari tim Avengers. Mereka bahkan ikut dalam berbagai pertempuran yang melibatkan Avengers. Lalu, siapa saja X-Men yang menjadi anggota Avengers?

Quicksilver

Pertama adalah si mutan pelari cepat Quicksilver, yang menghabiskan sebagian besar waktunya bersama Avengers selain bersama X-Men dan kelompok mutan lainnya, X-Factor. Pietro dan kakaknya, Scarlet Witch, muncul pertama kali sebagai anggota dari Brotherhood of Evil yang dipimpin oleh Magneto. Namun, mereka kemudian keluar dari sana dan bergabung bersama Avengers.         Sifat pemarah dan arogansi dari seorang Pietro Maximoff selalu menjadi biang permasalahan baik bagi X-Men maupun Avengers. Namun, kehidupan pribadinya bisa dibilang sedikit rumit. Dia menikahi rekannya di Avengers bernama Crystal, yang merupakan salah satu Inhumans. Mereka pun memiliki seorang anak perempuan.

Beast

Beast mungkin selama ini dikenal sebagai salah satu anggota X-Men, namun sebenarnya dia juga pernah menjadi bagian dari Avengers untuk beberapa waktu. Beast bergabung dengan Avengers setelah dia mengajukan diri dalam sebuah percobaan terhadap dirinya untuk menyembuhkan mutasi genetik dalam dirinya, namun percobaan tersebut justru merubahnya menjadi makhluk berwarna biru.

Tingkat kesetiaan Beast membuat X-Men dan Avengers terkadang sering terlibat perselisihan. Dia pernah menghindari untuk mengisi laporan agar tidak terlalu menyita perhatian dari kaum mutan. Beast sebenarnya kembali ke X-Men, namun kembali dia bergabung bersama Avengers dan begitu seterusnya sampai saat ini. Dia bahkan menjadi salah satu anggota yang mendukung tim Secret Avengers yang didirikan oleh Steve Rogers.

Wolverine

Penulis Brian Bendis pernah menulis ulang cerita Avengers sebagai tim superhero utama dari Marvel. Bendis kemudian memasukan berbagai karakter populer Marvel untuk bergabung dengan New Avengers seperti Spider-Man dan Wolverine. Sebenarnya satu-satunya alasan Wolverine bergabung dengan Avengers adalah karena Steve Rogers dan Captain America.

Wolverine percaya bahwa ada konspirasi besar di tubuh SHIELD dan butuh sebuah operasi gelap untuk menyelesaikannya. Kemudian diketahui jika konspirasi tersebut adalah Invasi rahasia dari bangsa Skrull. Wolverine pun kemudian bergabung bersama Avengers selama beberapa waktu, namun pandangannya terhadap apa yang terjadi kepada Cyclops kemudian memunculkan inisiasi cerita Avengers Vs. X-Men.

Sunspot

Sunspot merupakan salah seorang anggota New Mutants yang cukup populer, yang memiliki kemampuan untuk menyerap energi matahari dan menyalurkannya sebagai sumber tenaga superhuman yang dia miliki. Sunspot juga dikenal sebagai sosok yang memiliki ego yang sangat besar. Dia diundang untuk bergabung bersama Avengers oleh Steve Rogers langsung, namun dengan segala egonya ternyata dia membawa sebuah perubahan yang sangat signifikan.

Dia kemudian memiliki ide untuk mengambil alih organisasi supervillain yang dikenal sebagai AIM. Tidak butuh waktu lama bagi Sunspot untuk kemudian mendapatkan perhatian dari pemerintah Amerika, dan menjadi sebuah perselisihan diantara keduanya. Dia kemudian membentuk tim Avengersnya sendiri, tim Avengers yang kemudian diburu oleh SHIELD.

Canonball

Sunspot bukan satu-satunya New Mutants yang direkrut bergabung bersama Avengers atas undangan Captain America. Steve juga ternyata mengajak serta rekan dari Sunspot yaitu Canonball, yang memiliki kemampuan yang sangat dashyat dari energi biokinetik. Setelah berbagai misi yang dia jalani, Canonball kemudian bertemu dengan anggoa dari pasukan kerajaan Shi’ar yaitu Smasher.

Keduanya kemudian saling jatuh cinta dan akhirnya menikah, bahkan memiliki seorang anak. Kelahiran anaknya membuat Canonball memutuskan untuk keluar dari Avengers dan pergi ke kerajaan Shi’ar untuk kemudian membesarkan anaknya. Canonball kemudian kembali muncul dalam komik X-Men yang dirilis kembali dan ditulis oleh Jonathan Hickman.

Havok

Setelah kejadian Avengers Vs. X-Men, Captain America kemudian memutuskan untuk membangun jembatan antara Avengers dan para mutan. Dia kemudian membentuk sebuah tim superhero bernama Unity Squad, yang kemudian muncul dalam komik Uncanny Avengers. Steve meminta adik dari Cyclops, Havok, untuk memimpin tim tersebut tapi ternyata keputusan tersebut salah.

Havok merasa terbebani dengan tanggung jawab tersebut dan seolah menunjukan bahwa dia bukanlah orang yang tepat. Havok menjalin hubungan dengan Wasp, dan dalam sebuah timeline di masa depan mereka bahkan memiliki seorang anak perempuan. Sayangnya, hal indah tersebut hancur ketika Havok berubah menjadi gila dan kacau saat event AXIS, yang merubahnya menjadi penjahat.

Rogue

Selain Havok, salah seorang anggota X-Men yang sangat populer dan paling dicintai yaitu Rogue juga pernah menjadi bagian dari tim Unity Squad. Rogue memiliki sejarah panjang bersama Avengers, karena dia pernah mengalahkan Carol Danvers, Thor, dan Captain America. Sayangnya, bergabungnya Rogue di tim Avengers sepertinya bukan pilihan yang tepat karena dia sering terlibat perselisihan dengan Scarlet Witch.

Rogue begitu benci kepada Scarlet Witch dan menyalahkannya atas apa yang terjadi kepada musnahnya kaum mutan. Meskipun mereka berdua belajar untuk saling percaya satu sama lain, rasa benci diantara keduanya memang tidak bisa dihindarkan. Pada akhirnya, Rogue kemudian dipaksa untuk menyerap kekuatan dan seluruh tubuh dari rekannya di Avengers; Wonder man dan Scarlet Witch berubah menjadi benda dan Scarlet Witch kemudian tewas.

Sunfire

Mungkin kehadiran Sunfire di dalam kelompok Avengers merupakan salah satu yang tidak diduga. Mutan yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan api ini merupakan seorang superhero dari Jepang yang menjadi bagian dari tim X-Men Second Genesis. Sunfire direkrut oleh Avengers ketika dia berada di titik terendah dalam hidupnya.

Sunfire pernah bertarung melawan salah satu Celestials dan dianggap tewas dalam pertarungan tersebut. Tapi, ternyata dugaan tersebut salah. Sunfire justru menyerap energi Celestials tersebut dan semakin memperkuat dirinya. Bahkan, dia pun kemudian berubah menjadi sebuah kekuatan yang sangat dahsyat.

Sabretooth

Setelah kejadian di event AXIS kita kemudian diperlihatkan ketika Uncanny Avengers merekrut anggota baru mereka yang cukup berbeda, Sabretooth. Dia dianggap sebagai musuh X-Men yang paling mengerikan. Sabretooth terkena “kutukan” secara misterius tubuhnya kemudian berubah menjadi sosok manusia yang berusaha untuk mencari untuk berbuat baik demi membalas kejahatannya di masa lalu.

Sabretooth bahkan percaya bahwa sudah ada banyak darah yang tumpah dalam pertempuran dirinya melawan X-Men. Untuk menebus kesalahannya tersebut, dia pun kemudian bergabung dengan Uncanny Avengers Unity Squad. Sayangnya, perubahan tersebut tidak berlangsung lama dan dia pun tidak tinggal dalam waktu lama di tim tersebut.

Cable

X-Men terakhir yang pernah bergabung bersama Avengers adalah Cable, putra dari Cyclops yang berasal dari mas adepan dan juga mantan istrinya Madelyne Prior.  Dia menemukan bahwa sebuah misi yang dijalani oleh Avengers harus berakibat buruk di masa depan, Cable pun kemudian kembali ke masa lalu untuk menghentikan kejadian yang sangat buruk tersebut.

Cable kemudian memutuskan untuk membantu Unity Squad dalam menghadapi Red Skull dan juga sosok monster Hulk yang dibangkitkan dari kematiannya. Cable sebenarnya melihat Avengers bukan sebuah tim pahlawan, melainkan sebuah akhir. Oleh karena itu, Cable kemudian kembali seperti dirinya yang semula.