Star Wars sudah lama menjadi salah satu franchise terbesar dan terpopuler, berkat kisah para Skywalker dalam ceritanya. Namun, kisah tersebut kini akan segera ditutup dalam film Star Wars: The Rise of Skywalker. Filmnya sendiri dijadwalkan tayang pada pertengahan Desember mendatang. Namun, sebelum menonton filmnya, para fans disuguhkan cerita prekuel dari seorang Rey dalam komik Journey to Star Wars: The Rise of Skywalker

Dalam komik tersebut kita disuguhkan sebuah cerita, tentang mengapa Rey memang seorang Jedi yang lebih kuat dibandingkan para Skywalker. Kita diperlihatkan jika Rey merupakan seorang pengguna Force terkuat, terlepas dari usianya yang masih muda. Dalam chapter terakhir dari seriesnya, kita kembali diperlihatkan mengapa Rey adalah Jedi yang terpilih.Dengan Jendral Leia Organa yang sedang pergi dalam sebuah misi untuk membawa pulang Mon Cala untuk persiapan perang melawan First Order, Rey sendiri harus berjuang melawan para bangsa bawah air. Rey berperang dengan mereka karena mereka mencoba untuk melawan apa yang menjadi keputusan dari Leia. Namun, hal itu nyatanya berakhir dengan buruk.

Rey harus bertarung dengan droid RK-9, sedangkan Leia menyadari bahwa negosiasi yang sudah dia lakukan ternyata menimbulkan kekacauan yang sangat luar biasa. Untuk bisa menolong Rey, kru yang lain terpaksa melepaskan Mon Cala. Namun, ketika berada di hangar pesawat ternyata sudah ada sekumpulan pasukan yang menaruh bom di pesawat yang ditumpangi Leia.

Para pasukan tersebut sengaja menaruh bom untuk membunuh Leia. Mereka beranggapan, bahwa keputusan yang diambilnya justru akan membawa pengaruh buruk kepada planet mereka. Dalam volume keempat, pesawat tersebut diperlihatkan meledak. Beruntung ledakannya tidak melukai Leia ataupun Rey juga yang lain. Ternyata hal itu berkat kekuatan Force yang dimiliki oleh Rey.

Momen tersebut dirasa sangat luar biasa dan menjadi momen dimana Rey sadar, bahwa dia perlahan mulai bisa mengendalikan kekuatan yang menyatukan seluruh makhluk di galaksi ini. Semua orang, mulai dari Rose, Chewbacca, sampai C-3PO, terkejut melihat apa yang dilakukan Rey. Kecuali Leia, yang sudah lama mengetahui jika dia juga memiliki kekuatan tersebut.

Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan apakah Leia percaya sepenuhnya, bahkan dengan nyawanya, kepada Rey. Apakah dia juga rela berkorban semuanya demi berkembangnya Rey. Sebenarnya, sama seperti dalam film The Last Jedi, Leia bisa saja melindungi pasukannya dari ledakan tersebut. Namun, Leia sepertinya mencoba untuk menguji kemampuan refleks dan instingnya.

BACA JUGA: Inilah Koneksi Mandalorian Dengan Prekuel Star Wars

Dalam seri ini kita sudah diperlihatkan bagaimana Rey bertarung dengan berbagai makhluk yang sensitif terhadap kekuatan Force, dan juga bagaimana dia mempraktekan kekuatan tersembunyi dalam dirinya tersebut. Jadi, Rey yang akan muncul di film The Rise of Skywalker bisa dipastikan bukanlah Rey yang dahulu. Dia sudah menjadi sosok yang sangat kuat.

Rey sudah berhasil meningkatkan kemampuannya, dan siapa tahu di filmnya nanti kita akan melihat bagaimana Leia meyakinkan Rey untuk bisa terus berkembang dan menjadi lebih kuat. Melihat sesuatu yang sebelumnya tidak pernah dilakukan oleh Luke atau Anakin, mengokohkan semua hal tentang Rey yang lebih hebat dari para Jedi Skywalker.