Diantara tiga Doujutsu atau jurus mata terhebat, Rinnegan merupakan Doujutsu yang paling kuat. Rinnegan sendiri pertama kali digunakan oleh Hagoromo Otsutsuki, sang Sage enam arah atau Rikkudo Sennin. Dengan menggunakan Rinnegan, penggunanya bisa mempelajari jutsu apapun yang mereka inginkan dan mereka juga bisa mendapatkan kekuyatan terbesar yang dikenal sebagai Six Paths Powers.

Karena pengguna Rinnegan mampu mengatur kematian dan kehidupan, makanya tidak sembarangan karakter memiliki doujutsu ini. Ada beberapa karakter yang pernah memiliki Rinnegan dalam hidupnya. Berikut adalah mereka yang terkuat.

Black Zetsu

Black Zetsu merupakan salah satu antagonis utama dalam series Naruto dan juga merupakan wadah dari hasrat seorang Kaguya Otsutsuki. Black Zetsu sendiri berhasil mendapatkan Rinnegan di akhir seriesnya. Dengan mengendalikan tubuh Obito, Black Zetsu mengeluarkan jurus Rinne Tensei untuk membangkitkan kembali Madara Uchiha.

Seperti yang sudah diduga, kemampuannya dengan Rinnergan sangatlah terbatas, dan dia tidak bisa berbuat banyak selain mengendalikan tubuh Obito. Oleh karena itu, dibandingkan dengan karakter lainnya yang ada di daftar ini Black Zetsu merupakan pengguna Rinnegan yang tidak terlalu kuat.

Bijuu Ekor Sepuluh Milik Jigen

Dalam cerita Boruto, pemimpin dari organisasi Kara yaitu Jigen merupakan salah satu sosok yang sangat kuat dan tangguh. Salah satu kekuatan yang dia miliki adalah bijuu ekor sepuluh yang ada di dalam dirinya. Meskipun masih belum diketahui bagaimana bijuu ekor sepuluh ini bisa berbeda dari yang asli, Sasuke sendiri yakin bahwa bijuu tersebut memiliki kekuatan Rinnegan.

Meskipun sedikit lebih kecil ukurannya dibandingkan bijuu ekor sepuluh milik Kaguya, bijuu ini tetaplah bijuu yang sangat kuat, dan juga berkat kemampuan Rinnegan yang dia miliki semakin memperkuat bijuu tersebut. Bijuu ekor sepuluh ini memiliki hal yang sangat luar biasa, dimana dia mampu menelan seluruh lautan dan juga menghancurkan planet.

Nagato Uzumaki

Nagato Uzumaki atau yang biasa dikenal sebagai Third Six Paths merupakan salah satu karakter yang paling mengerikan dan ditakuti di series Naruto. Hal tersebut salah satunya adalah dikarenakan Rinnegan yang dia miliki. Rinnegan yang dimiliki oleh karakter yang menggunakan nama samaran Pein ini diberikan oleh Madara Uchiha.

Berkat tubuh dari klan Uzumaki, Nagato akhirnya mampu menggunakan sepenuhnya kekuatan dari Rinnegan. Selain itu, Nagato juga benar-benar menguasai setiap aspek dari Rinnegan. Ketika Nagato mengeluarkan kekuatan terbaiknya, dia mampu mengalahkan dua Jinchuuriki yaitu Naruto dan Killer Bee. Nagato sendiri merupakan satu-satunya orang yang menggunakan Rinnegan dengan kekuatan maksimal, seperti yang dia lakukan saat melawan Jiraiya dan Naruto.

Uchiha Obito

Penerus dari Infinite Tsukoyomi Madara ini merupakan salah satu anggota Akatsuki dan juga merupakan salah satu karakter antagonis dalam series Naruto. Setelah kematian Nagato, Obito kemudian mengambil Rinnegan dan menggunakannya demi memastikan Tsuki no Me membuahkan berhasil.

Meskipun Obito tidak sepandai dan semahir Nagato dalam menggunakan kekuatan besar dari Rinnegan, dia berhasil menciptakan Six Paths miliknya sendiri, yang mana hal tersebut sempat membuat Naruto kerepotan. Sebagai Jinchuuriki dari ekor sepuluh, Obito tumbuh dengan sangat kuat bahkan kekuatannya hanya bisa ditandingi oleh Naruto dan Sasuke.

Madara Uchiha

Salah satu karakter populer di series Naruto, Madara berhasil membangkitkan Rinnegan miliknya sendiri tanpa bantuan apaun. Dengan memasukan kekuatan dari Ashura dan juga kekuatan Indra, Madara kemudian akhirnya memiliki akses kepada Rinnegan, yang mana dia bisa menggunakannya secara maksimal sama seperti Nagato.

Sebagai jinchuuriki sempurna ekor sepuluh, Madara hampir memiliki level yang sama dengan Hagoromo, yang mengindikasikan sebarapa kuat seorang Madara Uchiha. Dengan menggunakan Rinnegan miliknya Madara bisa menggunakan sebuah kemampuan khusus yang dikenal sebagai Limbo, yang mana membuatnya mampu untuk membangkitkan kloning dirinya yang berasal dari alam yang berbeda.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2