Setelah pengumuman besar baru-baru ini bahwa Marvel dan Sony telah bermitra kembali, ada sebuah peluang yang cukup besar tentang adanya crossover Spider-Verse dengan Marvel Cinematic Universe. Seperti yang kita ketahui sekarang ini, Spider-Verse masih terus diperluas oleh Sony dan disaat yang sama MCU pun mengalami hal yang serupa, dimana MCU telah bersiap untuk memasuki phase 4 yang rumornya akan memperkenalkan kita akan konsep multiverse.

Konsep multiverse mungkin menjadi jalan bagi dibukanya sebuah crossover besar. Di jagad sinematiknya masing-masing, baik Sony dan MCU pun telah memperkenalkan konsep tersebut. Sony telah memperkenalkan konsep multiverse-nya di film Spider-Man: Into Spider-Verse, dan MCU pun telah memperkenalkan konsep serupa di film Doctor Strange dan Spider-Man: Far From Home lewat ucapan Mysterio, meski akhirnya Mysterio terbukti berbohong mengenai multiverse.

Crossover berskala besar mungkin dapat terjadi di film Doctor Strange in the Multiverse of Madness, yang juga akan menghadirkan Scarlet Witch. Film tersebut bisa saja mengadaptasi cerita dari komik yang paling fenomenal, yaitu House of M. Jika merujuk pada cerita House of M, Scarlet Witch lepas kendali dan dengan kekuatannya yang luar biasa, ia membuat sebuah realitas baru. Dengan dibuatnya sebuah realitas baru, maka bisa saja para karakter di Sony’s Universe of Marvel Characters seperti Venom, Morbius, Carnage dan karakter lainnya dapat diperkenalkan dan bergabung dengan karakter-karakter lain dari MCU, dan jika itu terjadi maka akan cocok dengan embel-embel “Multiverse” di judul tersebut.

Selain itu, ada komentar Kevin Feige (MCU) yang didalamnya turut menghadirkan nama produser Amy Pascal (Sony Pictures). Feige mengungkapkan bahwa meskipun Spider-Man sekarang kembali dengan MCU, tetapi ia dapat melakukan sebuah crossover antara Marvel dan Sony. “Spider-Man merupakan satu-satunya pahlawan dengan kekuatan super untuk melintasi alam semesta sinematik, sehingga saat Sony terus mengembangkan Spider-Verse mereka sendiri, Anda tak pernah tahu kejutan apa yang mungkin terjadi di masa depan.”

Kalimat terakhir tentang kemampuan Spider-Man untuk melintasi semesta sinematik seolah memberi kita tanda bahwa Sony dan Marvel Studios bersedia bekerja secara bersama-sama, sehingga rencana untuk membangun dunia Spider-Man akan dibuat secara bersamaan. Bahkan ini bisa saja menjadi tanda yang kuat bahwa crossover pertama berskala kecil akan terwujud film Spider-Man 3, dimana Venom entah bagaimana caranya dapat muncul di film tersebut.

Sudah saatnya kedua jagad sinematik ini saling bertemu di tengah dan melakukan sesuatu yang spektakuler. Jika semua hal ini bisa terwujud, maka ini akan menjadi akhir dari jurang pemisah antara Sony dan Marvel, dan tentunya ini bukanlah suatu ide yang buruk. Ini akan jadi jawaban dari penantian panjang para penggemar Marvel yang selalu menantikan bergabungnya para karakter dari Sony’s Universe of Marvel Characters dan Marvel Cinematic Universe.