Cerita One-Punch Man terus berkembang, dengan menghadirkan banyak sekali para superhero dari kelas S. Mereka semua sudah menunjukan peningkatan kekuatan dan bahkan beberapa diantara mereka memiliki kekuatan yang menakutkan. Salah satu karakter yang bisa dijadikan contoh adalah Tastumaki, yang memiliki kemampuan telepati yang bisa menghancurkan apapun dengan mudah.

Namun, sampai saat ini titel sebagai hero paling hebat di dunia masih dipegang oleh sosok Blast, sosok yang sangat misterius. Bahkan sampai saat ini kita masih belum mengetahui bagaimana penampilan dari Blast. Sudah banyak rumor atau teori yang berkaitan dengan Blast dan sering kali dikaitkan dengan Saitama khususnya masalah kekuatan.

Sebelumnya dibahas tentang berbagai teori darimana asal kekuatan dari Saitama. Beberapa diantaranya adalah Saitama memakan monster yang dia kalahkan dan yang paling populer adalah dengan melakukan olahraga rutin 100 kali push-ups, 100 sit-ups, dan lari sejauh 10 km setiap hari. Para teman-teman dekat Saitama sendiri tidak ada yang percaya dengan program olahraga tersebut, bahkan Genos sendiri masih terus mencari tahu apa rahasia kekuatan Saitama.

Meskipun dua plot poin ini mungkin berbeda, tapi ada kemungkinan jika Blast memiliki hubungan dengan kekuatan Saitama. Pertama, absennya sosok Blast di One-Punch Man season 2 kemarin merupakan indikasi kuat jika karakternya akan memiliki dampak yang signifikan terhadap seriesnya.  Pahlawan no. 1 tersebut sudah menjadi pusat perhatian orang-orang dan sepertinya akan ada sesuatu yang spesial yang akan menjelaskan aura misteri dari sosoknya.

Salah satu kemungkinan terkuat adalah Blast dan Saitama memiliki sebuah hubungan keterikatan, contohnya seperti ayah dan anak. Ada beberapa petunjuk yang ditunjukan di manganya terkait hal ini, begitu juga di webcomicnya. Blast digambarkan memiliki sebuah kesamaan, yaitu keduanya sama-sama merasa jika membasmi kejahatan merupakan hobi semata, dan akan “serius” ketika memang dia harus melakukannya dan manusia benar-benar dalam bahaya.

Blast juga pernah memberikan arahan kepada Tatsumaki ketika dia masih kecil, sama seperti Saitama yang memberikan arahan kepada Genos. Dari segi penampilan pun Blast dan Saitama memiliki kesamaan, hanya saja Saitama yang dulunya memiliki rambut sekarang berubah menjadi botak. Meskipun teori tentang Blast merupakan ayah dari Saitama terdengar pas secara tema, namun ada hal lainnya yang bisa menunjukan jika Blast dan Saitama memiliki sebuah hubungan.

Dengan cerita yang penuh twist, wajar jika dalam ceitanya terdapat hal yang tidak kita duga. Salah satu contohnya adalah kita ditunjukan bahwa Saitama sebenarnya merupakan sebuah subjek percobaan dari sebuah eksperimen ketika dia masih bayi. Hal ini juga mungkin dirasakan oleh Blast, dan ketika dia muncul dia kemudian akan membeberkan semua yang terjadi termasuk darimana asal kekuatan Saitama.

Perjalanan waktu atau kilas balik juga bisa menjelaskan jika Blast dan Saitama memiliki satu tubuh, yang artinya Blast sebenarnya adalah Saitama. Hal ini bisa menjelaskan absennya sosok Blast dalam cerita. Bisa jadi dia terkena amensia atau penyakit lainnya yang membuat Saitama lupa jika dirinya merupakan Blasyt, sang pahlawan nomor 1.