Martian Manhunter

Banyak orang yang lupa jika Martian Manhunter memiliki kekuatan yang hampir sama dengan Superman. Karena hal itulah J’onn kemudian ingin membalaskan dendamnya dan bergabung dengan pasukan Nekron. J’onn yang sebelumnya terbunuh di awal cerita Final Crisis kembali bangkit dengan rasa dendam yang penuh di awal cerita Blackest Night. Dia bisa dibilang merupakan salah satu ancaman terbesar yang harus dihadapi.

Martian Manhunter memiliki seluruh kekuatan Superman, seperti kekuatan super dan juga kecepatan super. Juga kemampuan terbang dan tembakan laser dari matanya. J’onn memiliki yang tidak dimiliki Superman, yaitu kemampuan telepati yang bisa menghubungkan pikirannya dengan pikiran orang lain. Dia bisa saja dengan mudah membuat orang-orang berpikir jika dia tidak berguna dan menjadi santapan empuk para pasukan Nekron.

Superman

Dengan berubahnya Superman menjadi orang yang jahat di bawah kendali Nekron, ini bisa menjadi pertanda dimana sudah tidak ada lagi harapan yang tersisa. Rencana terbesar Nekron dalam cerita Blackest Night terungkap bahwa orang-orang yang sudah tewas dan kembali dibangkitkan olehnya, merupakan orang-orang yang sebelumnya pernah dia kendalikan secara penuh.

Superman sendiri sudah pernah “menghancurkan” seluruh dunia dengan tangannya sendiri di timeline DC lainnya, mulai dari Red Son sampai Injustice. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh pahlawan DC lainnya terhadap hal tersebut. Jika Nekron menginginkannya, bisa saja Superman menghancurkan seluruh dunia ini hanya dengan sebuah serangan saja.

Firestorm

Ada sebuah alasan yang membuat Firestorm merupakan karakter yang paling berbahaya dari Black Lanterns Corps. Firestorm (atau Deathstorm) sendiri muncul setelah Jason dipaksa untuk bersatu dengan Ronnie, setelah dia mendapatkan salah satu cincin dari Black Lantern. Sebagai Deathstorm, Firestorm terbukti bisa merubah sifat asli suatu benda. Hal ini dibuktikan oleh Jason dengan mengubah kekasihnya, Gehenna menjadi garam.

Kemudian, dalam event Brightest Day, dia berbicara tentang membuat Firestorm Matrix menjadi tidak seimbang yang bisa mengakibat ledakan besar yang kedua, dan bisa menghapus seluruh kehidupan yang ada. Firestorm Matrix sendiri selalu memiliki energi yang sangat besar di dalamnya, sehingga bukan tidak mungkin dia bisa melakukan hal tersebut.

Nekron

Secara teknis, Nekron merupakan “bos” atau pemimpin dari para Black Lantern. Tapi, sebelumnya dia harus masuk ke dunia manusia yang masih hidup melalui Black Hand, avatar atau perwakilannya. Dia memiliki kekuatan yang hampir tidak terbatas terhadap mereka yang sudah mati, dan dia juga terbukti mampu membangkitkan mereka yang sudah mati dan menjadikannya Black Lantern dan bawahannya.

Tujuannya melakukan hal tersebut adalah menghabisi seluruh makhluk yang hidup dan mengembalikan “ketenangan” yang sebelumnya pernah ada sebelum kehidupan muncul. Dia hampir berhasil mencapai tujuannya tersebut. Tapi, karena dia bisa hidup di dunia manusia berkat avatarnya yaitu Black Hand, dia kemudian dikirim kembali ke alam kematian setelah Black Hand berhasil dibangkitkan dan membuat seluruh rencana Nekron gagal total.

Swamp Thing

Swamp Thing sebenarnya tidak benar-benar berubah menjadi Black Lantern dalam cerita ini. Hal itu tentunya hal yang baik, ketika para pahlawan DC lainnya sudah kerepotan menghadapai para undead yang dikendalikan oleh Nekron. Tapi, setelah kejadian tersebut selesai tepatnya pada Brightest Day, Swamp Thing hampir saja berhasil dikendalikan oleh Nekron.

Dia diracuni dan diyakinkan bahwa memang sudah menjadi tujuannya untuk menghancurkan dunia ini. Ilusi ciptaan Nekron tersebut terbukti menghasilkan sebuah ancaman besar bagi universe DC, karena Sawmp Thing memiliki koneksi atau hubungan dengan seluruh tumbuhan hidup. Saking berbahayanya, para karakter DC lainnya harus membangkitkan Swamp Thing lainnya untuk mengakhiri semuanya.