Hanya dengan satu kata, seluruh DC Universe bisa hancur. “Bangkit!” adalah kata yang diucapkan oleh Nekron, sang supervillain penguasa para makhluk yang sudah tewas. Dengan mengucapkan kata tersebut, Nekron membangkitkan seluruh karakter, baik hero maupun villain, yang sudah tewas untuk bangkit kembali demi memenuhi perintahnya. Hal ini terjadi dalam event crossover, Blackest Night.

Dalam cerita Blackest Night, kita akan melihat para pasukan Lantern Corps yang paling berbahaya di Black Latern, sebuah pasukan yang berisi para karakter dari berbagai era di DC Universe. Ada beberapa Black Lanterns yang bisa menghasilkan banyak korban jika tidak segera dihentikan. Berikut adalah para pasukan Black Lanterns yang mengerikan.

Solomon Grundy

Solomon Grundy pada dasarnya memang makhluk yang sudah tewas, jadi sudah dipastikan dia akan kembali muncul saat Blackest Night terjadi. Dalam event ini juga Grundy kembali bangkit dan mencoba untuk mencari tahu apa penyebab kematiannya. Sayangnya dia gagal, dan dia juga memasukan seluruh kekuatannya ke Black Ring.

Solomon Grundy kemudian bertarung dengan Bizarro dan terlempar ke dalam matahari. Grundy meruapakan satu-satunya karakter yang membuat para pasukan kosmik DC berkumpul demi mencegah mereka berubah menjadi anggota dari Black Lanterns.

Donna Troy

Donna Troy sayangnya harus ikut berubah atau bertransformasi dalam event ini akibat digigit oleh anaknya, yang sudah bertahun-tahun tewas akibat kecelakaan mobil. Meskipun perubahan yang dideritanya berlangsung lambang, pada akhirnya dia tetap berubah menjadi pasukan Black Lanterns dan dibawah kendali dari Nekron.

Dalam masa tersebut, kekuatan dari Donna Troy berasal dari Titans of Myth, makhluk mitologi dalam cerita Titans, yang mana kekuatan yang dipatkan oleh Donna mirip dengan kekuatan dari Wonder Woman. Dia memiliki kekuatan super dan kecepatan super, kemampuan terbang, dan memiliki pengalaman bertempur selama bertahun-tahun. Namun, yang lebih parah adalah dia juga kemudian diberikan kekuatan oleh para Titans  yang memberikan kemampuan untuk bisa memanipulasi energi juga mengeluarkan kekuatan kegelapan dan dingin.

Zatara

Sejak mengawali karirnya sebagai seorang pahlawan, ayah dari Zatanna yaitu Zatarra sudah lama meninggal. Namun, dalam event Blackest Night ayah dari Zatanna tersebut kembali bangkit. Pertarungan ayah dan anak pun tidak dapat terhindarkan. Zatanna sendiri sebenarnya tidak terkejut ataupun takut melihat ayahnya yang sudah tewas kembali hidup.

Zatanna justru tanpa ragu bertarung melawan ayahnya. Saat kemunculan Zatarra, dia sudah menghabisi banyak teman-teman Zatanna dan juga hero lainnya dengan kemampuan sihirnya. Jika Zatanna tidak muncul dan bertarung melawan “ayahnya” tersebut, bukan tidak mungkin para pahlawan DC tersebut akan habis oleh mantra sihir Zatarra.

Reverse Flash

Eobard Thawne memang pernah menjadi bagian dari Black Lantern, tapi tidak terlalu lama. Dia berhasil dibangkitkan kembali dari kematian berkat Black Ring. Dia kemudian berpura-pura menjadi Flash lagi sampai kemudian akhirnya dia benar-benar dibangkitkan oleh White Lantern. “Untungnya” Reverse Flash hanya berbuat kekacauan di Central City saja dan tidak dibawah pengaruh Nekron.

Kekuatan super-speed yang dimiliki oleh Reverse Flash membuatnya lebih cepat dari kecepatan cahaya. Hal itu membuatnya mampu memiliki kemampuan untuk menghancurkan dan menggetarkan orang-orang untuk membuat mereka meledak. Dengan hampir seluruh speesters pernah mengalami kematian sebelumnya, tidak ada yang bisa menghentikannya jika dia memang benar-benar melakukan sesuatu demi orang yang membangkitkannya.

Wonder Woman

Sama seperti Superman, Wonder Woman berubah dan bertransformasi menjadi seorang Black Lantern ketika Nekron mengaktifkan seluruh agen rahasianya. Hasilnya adalah salah satu dari Black Lanterns terkuat dari pasukannya. Ketika dia masih hidup, Diana sudah pernah menghancurkan berbagai makhluk kuat seperti Darkseid, dan memiliki pengalaman bertarung selama ribuan tahun.

Wonder Woman juga memiliki kemampuan terbang dan mampu bergerak yang hampir sama dengan kecepatan cahaya. Wonder Woman sendiri memiliki kelebihan lain, yaitu dia bisa menyatu dengan bumi dan memproyeksikan dirinya dengan tanah mitos, Themyscira. Kemudian kemampuan tersebut dipadukan dengan kemampuannya ketika dia “mati” yang membuatnya bukan hanya bisa menghancurkan bumi, melainkan bisa menghancurkan seluruh alam.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2