Terlepas dari citranya sebagai seorang bilyuner, ilmuwan cerdas, inventor, dan seorang playboy, kehidupan bagi sosok Tony Stark tidaklah mudah. Bukan berarti melawan musuh-musuhnya adalah hal yang mudah, hanya saja menjadi Tony Stark sendiri sudah menjadi masalah besar baginya. Namun, pada akhirnya dia menemukan sahabat, teman, yang ada di sisinya dan menyelamatkan dunia. Berikut adalah momen bersejarah bagi sosok Tony Stark

Cerita Awal

Sama seperti superhero lainnya, Iron Man juga memiliki cerita klasik tentang origin story atau cerita awal dirinya. Untuk cerita Tony Stark sendiri dimulai setelah dia diserang oleh musuh di perang Vietnam, pasukan gerilya di Asia Tenggara, atau perang di Afghanistan. Cerita origin tentang Tony sendiri sudah dirubah dan dirulis ulang beberapa kali, namun yang pasti akhirnya selalu sama yaitu Tony membuat armor pertamanya di dalam gua dengan mengandalkan barang-barang sisa.

Armor tersebut kemudian membantunya kabur dari gua tersebut. Bukan hanya itu, di dalam gua tersebut juga dia menemukan konsep reaktor tenaga untuk menggantikan jantungnya yang terluka akibat terkena serpihan benda tajam. Melihat hasil positif, Tony kemudian terus mengembangkan konsep Iron Man.

Perjuangan Melawan Kecanduan Alkohol

Salah satu masalah terbesar dari sosok Tony Stark adalah dia seorang alkoholik atau gemar meminum-minuman beralkohol. Masalah ini sudah sejak lama diperlihatkan di komiknya. Ini juga yang tetap melekat dari Tony, terlepas berapa kali karakter Tony dirubah atau dibuat ulang. Masalah ini pertama kali terungkap dalam cerita Demon in a Bottle pada 1979 karya David Michelinie dan Bob Layton.

Setelah dirinya dimanipulasi dan armor Iron Mannya dibajak oleh pesaing bisnisnya, Justin Hammer, Stark mulai mengalihkan perhatiannya kepada minuman beralkohol untuk menenangkan pikirannya. Kecanduannya tersebut berlanjut meskipun dia sudah berhasil mengalahkan Hammer, sampai pada suatu ketika dia bertemu dengan Bethany Cabe. Dia membantu Stark untuk berhenti dan berhasil. Namun, hal tersebut masih menghantui Tony sampai saat ini.

Bertemu Dengan Rhodey

David Michelinie bukan hanya bertanggung jawab terhadap beberapa cerita terbaik Iron Man dan juga Tony Stark, dia juga merupakan orang yang kemudian memperkenalkan Tony pada sahabat terbaiknya yaitu James Rhodes alias Rhodey. Rhodey merupakan seorang pilot helikopter saat pertama kali diperkenalkan.

Seiring berjalannya cerita, Rhodey kemudian berubah menjadi sahabat baik bagi Tony dan juga orang terdekat baginya. Dengan sifat Tony yang selalu menyembunyikan sesuatu dan selalu berbuat seenaknya, terkadang perselisihan terjadi diantara mereka. Namun, hal itu tidak menghentikan Tony untuk memberikannya armor War Machine.

Kehilangan Perusahaannya

Stark punya daftar panjang karakter atau orang yang ingin menghabisi dirinya atau mengincar nyawanya. Namun, tidak ada orang yang bisa menyamai “kesuksesan” Obadiah Stane dalam usaha untuk menjatuhkan Tony. Obadiah menyerang Tony dari berbagai sisi, berusaha untuk mendapatkan sumber daya dan kekuatan Tony dan berhasil.

Tony pun kemudian berubah menjadi orang miskin, dan bahkan tidak memiliki tempat tinggal. Masalah ini membuatnya kembali menjadi seorang pecandu alkohol. Namun, Stark kemudian berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan kembali apa yang hilang. Cerita tentang Stark mendapatkan kembali seluruh sumber daya yang hilang tersebut bahkan mencapai 40 volume.

Perang Armor

Selain cerita Demon in a Bottle, David Michelinie juga menulis cerita luar biasa lainnya tentang Iron Man yaitu Armor Wars. Diceritakan bahwa seluruh rancangan senjata dan armor milik Tony dicuri oleh Spymaster. Akhirnya Tony pun harus berusaha sendiri, “membersihkan” seluruh kekacauan akibat rancangannya.

Bukan hanya villain, dia juga menghancurkan seluruh desain miliknya yang digunakan oleh para hero. Pemerintah Amerika juga kemudian terlibat dalam perang ini dan mengirimkan armor lainnya untuk menghentikan Iron Man. Iron Man “terbunuh” dalam cerita ini dan membuat Tony kemudian harus berpura-pura menyewa orang lain untuk menggunakan armornya.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2