Sejak Disney membeli Lucasfilm pada tahun 2012, Disney telah berupaya untuk memanfaatkan sepenuhnya keuntungan dari franchise Star Wars dengan menghadirkan berbagai film Star Wars dan juga TV seriesnya. Dimulai dengan Star Wars: The Force Awakens pada tahun 2015 lalu, film-film yang dirilis setelahnya rata-rata memiliki jeda setahun lamanya. Namun setelah merilis The Force Awakens, Rogue One, dan The Last Jedi, ada jeda waktu yang berbeda untuk film Star Wars: The Rise of Skywalker (Star Wars 9).

Lucasfilm akan merilis film Star Wars 9 pada akhir tahun ini setelah mereka mengambil jeda istirahat selama dua tahun dari film The Last Jedi. Star Wars 9 akan mengakhiri trilogi sekuel J.J Abrams dan saat itu, tidak ada lagi film Star Wars yang direncanakan setelahnya. Namun beberapa waktu lalu, terungkap bahwa akan ada trilogi Star Wars baru yang rencananya akan di garap oleh David Benioff dan DB Weiss, yang akan dimulai dirilis pada Desember 2022.

Selain karena kisah Skywalker yang akan segera berakhir, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan film Star Wars berikutnya (film setelah Star Wars 9) memiliki jeda yang cukup panjang, yaitu karena Disney saat ini masih mempersiapkan layanan streaming mereka, Disney Plus. Walau ada jeda sekitar 3 tahun lamanya untuk film layar lebarnya, tapi franchise ini masih akan tetap menemani kita dengan serial televisinya berjudul The Mandalorian. Serial ini menjadi sebuah spionff Star Wars yang dibintangi oleh Cassian Andor.

Faktor penting kedua dalam hiatus Star Wars adalah setelah pengalaman buruknya dengan Rogue One dan juga film spionff Han Solo. Rogue One mendapat pujian yang baik, namun dibalik itu, ternyata proses produksi film Rogue One kala itu penuh dengan rintangan. Rogue One sendiri sempat melakukan bebera pakali syuting ulang dan juga penulisan ulang naskahnya. Sementara film Han Solo mengalami masa produksi dan hasil akhir yang buruk, dengan Ron Howard yang ketika masa produksinya menggantikan sutradara Phil Lord dan Christopher Miller.

Karena kegagalan itu, mereka pun mengerem rencana pembuatan film solo Boba Fett yang telah lama digembar-gemborkan. Franchise Star Wars akan beristirahat ketika phase 4 MCU berjalan. Tetapi istirahatnya mereka bukan karena terganggu karena dimulainya MCU phase 4. Meskipun yang kita tahu, Disney memiliki kedua properti tersebut dan keduanya memiliki basis fans-nya tersendiri. Tampaknya juga tak akan ada dampak yang merugikan pada dua franchise ini ketika mereka merilis film pada tahun yang sama.

Disney adalah sebuah perusahaan yang cukup besar untuk memasarkan keduanya secara bersamaan dan Marvel Studios belum pernah merilis film pada bulan Desember, bahkan sebelum Star Wars lalu kembali ke layar lebar pada tahun 2015 lalu. Yang jelas, phase 3 MCU akan berfungsi sebagai akhir dari Infinity Saga, dan juga Star Wars 9 akan menjadi akhir dari Skywalker Saga.