Episode terbaru Krypton memperlihatkan kita pada sosok Dru Zod yang berusaha untuk mengendalikan Doomsday yang sangat mengerikan. Untuk melakukan hal tersebut, para penonton kemudian diperkenalkan dengan elemen yang terkenal dan juga mengerikan dari DC Comics, yaitu Black Mercy. Epsiodenya sendiri dibuka dengan kehidupan yang sempurna bagi Lyta dan Seg.

Keduanya pergi meninggalkan wilayah Kandor, pangkat Seg juga sudah dikembalikan, dan keduanya akhirnya menikah dan bahagia. Namun, akhirnya kita diperlihatkan sesuatu yang mengejutkan dimana ternyata Lyta yang aslinya sedang dalam keadaan yang lemah dan tidak berdaya akibat parasit alien yang ada di dalam tubuhnya. Selain itu, untuk bisa memprogram ulang Doomsday dan mematuhi seluruh perintahnya, Zod menggunakan sesuatu yang disebut Black Mercy.

Black Mercy sendiri, seperti yang dijelaskan oleh Zod, merupakan sebuah tanaman parasit yang bersarang di pusat otak orang. Efeknya adalah menciptakan sebuah mimpi kehidupan sempurna dari seseorang yang ditanami tanaman parasit tersebut, sambil membuat korbannya tidak berdaya. Ketika korbannya bermimpi, parasit tersebut kemudian menyerap kekuatan yang ada di dalam korbannya.

Black Mercy sendiri pertama kali diperkenalkan dalam event “For the Man Who Has Everything” di komik Superman Annual #11 yang dirilis pada 1985. Dalam ceritanya, Batman, Robin, dan Wonder Woman mengunjungi Fortress of Sollitude dengan membawakan hadiah ulang tahun untuk Superman. Sayangnya, mereka menemukan Superman dalam keadaan yang tidak berdaya dengan Black Mercy yang masih lengkap dengan tangkainya melingkar di dada Superman.

Pada saat itu, munculah sosok Mongul dan menjelaskan tentang Black Mercy dan seluruh efeknya. Menurut penjelasan Mongul, ketiga mereka bertiga tiba Superman yang sekarat sedang bermimpi bahwa dirinya menjalani kehidupan yang normal dan indah di Krypton. Jika seseorang terjebak terlalu dalam di mimpi tersebut, hasilnya adalah seperti yang kita lihat pada Lyta.

Namun, tentunya Black Mercy juga memiliki kelemahannya. Jika korban tersebut sadar bahwa semua yang sedang dia alami dan dia lihat adalah fantasi atau khayalan, secara perlahan efek halusinasi dari Black Mercy akan hilang. Semakin kuat kesadaran akan fantasi tersebut, semakin lemah cengkraman Black Mercy, dan semakin mudah juga tanaman tersebut untuk dicabut dari tubuh korbannya.

Selain di seri Krypton, Black Mercy juga pernah muncul dalam series Supergirl. Tanaman parasit tersebut membuat Kara Danvers tidak sadarkan diri. Dalam cerita komiknya juga Black Mercy pernah memakan korban lainnya selain Superman, seperti Green Lantern dan Batman.