Vegeta telah menjadi salah satu karakter paling populer di Dragon Ball sejak di perkenalkannya di Saiyan Saga beberapa tahun lalu. Vegeta selalu menjadi saingan terbesar Goku, dan bahkan dia terus-menerus mendorong dirinya ke batas baru untuk menjadi yang terkuat dari semua bangsa Saiyan. Dia mungkin bukan sosok protagonis utama, tetapi dia selalu mengispirasi orang-orang disekitarnya. Tentu saja banyak yang bertanya-tanya mengapa Vegeta dan Goku selalu bersaing, sampai-sampai muncul beberapa teori dari para penggemar, seperti yang akan kita bahas dibawah ini.

Toriyama Tak Menyukai Vegeta

Vegeta selalu menjadi salah satu karakter Dragon Ball yang paling menarik. Dia memulai perannya sebagai seorang villain, yang akhirnya bergabung dengan Goku bersama dengan anggota timnya. Tetapi walau dalam satu tim yang sama, ia selalu ingin menunjukan bahwa dia adalah yang terbaik. Namun, Vegeta sepertinya tak pernah mendapatkan perhatiannya, karena ditiap pertarungan besar yang dimenangkan, semua perhatian akan tertuju pada sosok Goku.

Sepertinya sang kreator Dragon Ball, Akira Toriyama benar-benar tak bisa membiarkan Vegeta keluar dari dendam pribadinya. Dalam sebuah wawancara, Toriyama pernah menyebutkan bahwa, “Dari semua musuh, Piccolo Daimao adalah yang paling saya sukai. Saya menyukai Piccolo sama seperti saya menyukai Goku. Dengan Vegeta, saya tak terlalu menyukainya, tetapi dia sangat membantu sekitarnya.” Toriyama dinilai selalu menggunakan Vegeta sebagai “alat” untuk membuat Goku lebih kuat. Itulah sebabnya Vegeta tak pernah memiliki momennya sendiri.

Ekor Saiyan Dewasa Tak Dapat Tumbuh Kembali

Saiyan terkenal karena memiliki ekor kera yang khas. Goku lah yang memperlihatkan pertama kali ekor tersebut di seri Dragon Ball. Setelah dipotong beberapa kali, ekor tersebut dapat tumbuh kembali seperti ekor milik Gohan yang pernah tumbuh kembali setelah beberapa kali dipotong saat dia masih kecil. Vegeta pun memiliki ekor ketika dia pertama kali diperkenalkan, tetapi sejak dipotong, ekor tersebut belum tumbuh kembali. Yang selama ini menjadi pertanyaan adalah apakah Saiyan dewasa tak bisa menumbuhkan kembali ekornya?

Akira Toriyama pun telah mengkonfirmasi bahwa ekor Saiyan tak akan tumbuh kembali setelah jangka waktu tertentu, tetapi alasan untuk itu mungkin sedikit lebih menarik daripada yang anda pikirkan. Toriyama sepertinya melupakan bagian-bagian penting dari seri Dragon Ball yang telah berjalan sejak taun 80an. Dengan diperkenalkannya Kid Trunks dan Goten, mereka tak pernah terbukti memiliki ekor. Memang yang harus dicatat mereka berdua adalah anak hasil pernikahan antara ras manusia dan bangsa Saiyan, sehingga akhirnya mereka tak memiliki ekor, atau memang karena Toriyama benar-benar lupa tentang mereka dan akhirnya menghapus ekor Saiyan dewasa.

Alasan Mengapa Tak Ada Super Saiyan Sejak Lama

Setelah peristiwa besar yang terjadi di planet Namek, Vegeta terus-menerus berbicara  bahwa dirinya adalah seorang Super Saiyan pertama setelah seribu tahun terakhir. Pada titik waktu tersebut, Super Saiyan berarti sudah tak pernah terlihat dalam waktu yang sangat lama dan Super Saiyan telah dianggap sebagai mitos. Dengan kurun waktu yang sangat lama tersebut, banyak orang Saiyan yang sekarang kekuatannya telah meningkat. Tapi pertanyaannya, mengapa kekuatan Super Saiyan terbelenggu begitu lama dari tiap orang Saiyan yang tersisa?

Satu teori penggemar menyatakan bahwa banyak dari orang Saiyan yang tak memiliki kekuatan emosional besar untuk menjadi Super Saiyan. Mereka adalah ras prajurit yang hanya peduli untuk menjadi yang terkuat. Vegeta tak punya alasan untuk menjadi Super Saiyan karena sampai saat itu, tidak ada yang melukai harga dirinya sampai suatu ketika Goku dapat berubah menjadi Super Saiyan, yang membuat Vegeta merasa “cemburu”.

Vegeta Dapat Belajar Dengan Cepat

Goku terkenal karena kemampuannya untuk mempelajari suatu teknik setelah ia melihat pergerakan musuhnya sekali. Ini ternyata merupakan sifat semua bangsa Saiyan, dan bukanlah sifat murni dari Goku. Sementara itu Vegeta memiliki kebanggaan yang terlalu besar untuk menggunakan kekuatan Kamehameha atau mencoba untuk “Instant Transmission”, yang perlu dia lakukan hanyalah mengamati Goku dan teman-temannya untuk merasakan level energi dari musuh seperti yang dapat kita lihat di planet Namek.

Dalam suatu kejadian di planet Namek tersebut, semua orang di sekitar Vegeta hanya dapat menggunakan scouter untuk melihat kekuatan lawan, sehingga saat tak memiliki alat tersebut, mereka tak akan bisa merasakan kekuatan dari musuh mereka. Lain cerita dengan Vegeta yang dapat belajar dengan cepat untuk merasakan kekuatan musuh tanpa bantuan scouter.

Vegeta Adalah Keinginan Bulma

Kembali lagi ke seri awal, ketika Bulma sedang mencari Dragon Balls untuk mengabulkan permintaannya agar memiliki pacar. Selama waktunya tersebut, ia tak pernah menyelesaikan misi pencariannya, tetapi beberapa penggemar mulai berteori tentang peristiwa antara Dragon Ball dan Dragon Ball Z. Banyak waktu yang berlalu antara dua seri itu sehingga kalian akan berpikir bahwa Bulma benar-benar menginginkan Dragon Ball untuk mengabulkan permintaannya tersebut.

Ada teori dari penggemar yang mengatakan bahwa ketika dia mulai berkencan dengan Yamcha, Yamncha hanyalah menjadi pengisi sementara hati Bulma, hingga sampai akhirnya dia bertemu dengan cinta sejatinya, Vegeta. Ada beberapa “plot hole” disini, dan belum terungkap apakah hal ini benar atau tidak, tetapi itu bisa menjadi penjelasan yang baik tentang bagaimana keduanya benar-benar saling jatuh cinta.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2