Sejak peluncuran perdananya di tahun 1992, seri video game Mortal Kombat telah menjadi salah satu game terpopuler. Bahkan tingkat kepopulerannya masih terus bertahan hingga saat ini. Setiap kali orang mulai berpikir bahwa game Mortal Kombat mulai kehilangan keunggulannya, franchise ini masih terus bangkit dan berhasil merebut kembali hati dan pikiran para penggemar game.

Namun kesuksesan itu hanya terjadi di seri video gamenya, karena untuk versi filmnya, Mortal Kombat tak seberuntung seperti yang dibayangkan. Walau film perdananya di tahun 1995 menjadi hit di box office, namun para kritikus membenci film tersebut yang diberi peringkat PG-13. Filmnya sendiri bahkan dianggap sedikit menampilkan berbagai unsur yang khas dengan video gamenya, seperti darah, kekerasan, dan gerakan fatality yang khas.

Film Mortal Kombat di tahun 1997 malah menjadi sebuah sekuel yang lebih mengerikan dengan sedikit darah dan kekerasan. Namun itu dulu karena sekarang para Penggemar Mortal Kombat tengah berbahagia. Pasalnya, penulis skenario reboot film ini, Greg Russo mengkonfirmasi bahwa filmnya nanti akan diberi label R-rated dan yang tak kalah menarik adalah hadirnya adegan kebrutalan dari ‘fatality’, yang khas dari seri Mortal Kombat.



 

Mungkin Greg Russo meyakini bahwa masih banyak fans Mortal Kombat yang khawatir bahwa filmnya nanti akan mengulang kesalahan yang sama seperti sebelumnya. Namun yang harus dicatat adalah pertanyaan tentang bagaimana ‘Fatality’ ini akan dibangun dalam sebuah film. Mungkin saja mereka akan menggunakan adegan klasik seperti Sub-Zero merobek tulang belakang lawannya, atau saat Kano mengambil tulang dari lawannya.

Selain itu, masih belum jelas cerita apa yang coba di hadirkan di Mortal Kombat baru ini. Meskipun dalam video gamenya memang tak pernah menghadirkan cerita yang rumit, namun bagaimanapun juga, mereka semua harus dibangun dari sebuah pondasi turnamen pertempuran. Saat ini, satu-satunya hal yang dikonfirmasi adalah karakter Sub-Zero akan diperankan oleh aktor The Raid: Redemption, Joe Taslim.