Musim kedua dari seri animasi One-Punch Man mungkin menjadi ajang pembuktian bagi Saitama bahwa dirinya bisa mendapatkan berbagai pengetahuan tentang ilmu bela diri. Tapi, semua itu demi menghadapi seorang villain bernama Garou. Dia jugalah sebenarnya karakter yang menjadi “wajah” dari musim ini dibandingkan dengan melanjutkan cerita Saitama.

Garou sendiri mentasbihkan diri sebagai “pemburu para hero” dan juga “Human Monster” atau monster manusia. Di awal musim kita sudah melihat bagaimana kedatangan Garou mengancam asosiasi hero di musim kedua ini. Dia mengalahkan banyak sekali hero, mulai dari kelas C, B, A, bahkan sampai kelas S. Meskipun memang ada beberapa karakter yang belum bisa dia kalahkan, contohnya Saitama. Siapa sebenarnya Garou? Apa alasannya menyerang para hero?

Siapa Garou?

Garou merupakan seorang pria yang penuh visi dan memiliki pemikiran yang berbeda di banding lainnya. Hal ini dibuktikan dalam sebuah adegan flashback di episode minggu ini. Saat teman-teman lainnya membahas para hero yang mengalahkan seorang villain dari TV series Justice Man, Garou kecil melihatnya dari sudut lain. Dia beranggapan justru sang villainlah yang lebih baik dari hero tersebut, karena mampu menahan serangan tiga orang hero tersebut.

Perbedaan hal inilah yang membuat Garou dijauhi oleh teman-temannya dan juga perbedaan ini pula yang membuat Garou seperti saat ini. Saat Garou masih muda, dia sempat menjadi murid dari pahlawan kelas S legendaris, Silver Fang atau Bang. Tapi, Garou beranggapan jika apa yang dia lakukan tersebut tidak membuatnya kuat dan dia ingin sesuatu yang baru dan membuatnya kuat.

Motivasi tersebut akhirnya menggiring Garou untuk pergi dari dojo atau tempat latihan Bang dan mulai berpetualang. Kebenciannya terhadap para hero dan juga dukungannya terhadap para monster, karena dia menganggap orang-orang terlalu “mendewakan” sosok hero. Meskipun dia membenci para hero, dia tidak pernah mau bergabung dengan asosiasi monster. Dia juga tidak terlalu senang menjadi populer, bahkan dia ingin menyingkirkan siapapun yang dianggap sebagai pahlawan atau karakter yang populer.

Seberapa Kuat Garou?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Garou merupakan mantan murid dari Silver Fang sebelum akhirnya dia diusir karena menyerang sesama murid lainnya dan juga memiliki pemahaman dan pola pikir yang “menyimpang.” Meskipun dia tidak lagi belajar di dojo milik Bang, Garou melatih berbagai teknik bela diri sendiri dan kemudian berkembang menjadi sangat kuat.

Untuk segi kekuatan fisik, Garou mendapatkan pengakuan dari Suiryu jika dirinya merupakan seorang lawan yang tangguh. Hal ini Suiryu ucapkan ketika dia meraih kemenangan saat melawan Garou di pertarungan Super Fight sebelumnya. Dia bahkan berharap untuk bisa kembali bertanding melawan Garou. Dengan kekuatan fisik dan kemampuan bela diri, wajar jika dia mampu sejajar dengan para superhero kelas S.

Diketahui jika Garou sudah menghabisi lebih dari 100 hero. Bahkan, di episode kemarin kita bisa melihat bagaimana Garou tetap bisa menang melawan enam orang hero dari berbagai kelas. Meskipun begitu, Garou tetap masih belum bisa melawan Watchdog Man seperti yang diperlihatkan di beberapa episode sebelumnya

Hal tersebut wajar, karena Garou sedari awal dilatih untuk mengalahkan manusia dan bukan makhluk hewan seperti Watchdog Man. Meskipun dia masih belum bisa menang melawan Watchdog Man, dalam manganya kita bisa melihat jika Garou pernah bertarung melawan raja para monster, Orochi. Sebenarnya Garou memiliki banyak jurus yang bisa dia gunakan untuk melawan musuhnya, tapi ada satu jurus yang menjadi andalannya yaitu “pukulan batu penghancur aliran air.” Jurus ini dia pelajari dari sang guru Bang.

Seberapa Berbahayanya Garou?

Mungkin banyak orang menyebutkan jika Lord Boros, Vaccine Man, atau Orochi merupakan villain yang kuat dibanding Garou. Tapi, sebenarnya Garou juga memiliki ancaman yang sama dengan mereka bahkan dia juga bisa dibilang merupakan ancaman dengan level dewa. Kemampuan penyembuhan yang tinggi dan juga kemampuan untuk “berkembang” Garou benar-benar sangat mengerikan.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2