Membangun Dunia Sendiri

Maksudnya adalah bukan membentuk jagat sinematik yang bergabung dengan MCU, bukan jagat sinematik yang baru versi Marvel Studios, tapi benar-benar dunia yang berbeda. Hal ini dilakukan oleh DC Film dan Warner Bros. terhadap film mereka. Kegagalan DCEU membuat mereka berpikir ulang untuk meneruskan jagat sinematik tersebut. Hasilnya mereka melakukan sesuatu yang baru, dengan membangun sebuah dunia yang baru.

Joker versi Joaquin Phoenix dan Suicide Squad 2 adalah buktinya. Proyek film di dunia yang baru ini tidak perlu terpaku terhadap proyek film sebelumnya. Bayangkan jika karakter X-Men lainnya memiliki film seperti Logan atau Deadpool. Bayangkan jika berbagai karakter ikonik, pada akhirnya bisa menunjukan warna karakter mereka tanpa harus terpaku dengan citra dari franchise.

Berpegang Pada Cerita Komik

Film-film yang kita lihat di MCU, sebagian besar ceritanya merupakan adaptasi dari cerita komik. Hanya saja untuk versi layar lebar ini, mereka melakukan sedikit revisi disana-sini untuk keperluan cerita dan keperluan lainnya. Di sisi lain, X-Men juga tidak kalah dengan Marvel Comics. Mereka mempunyai ratusan judul komik yang menarik yang bisa diangkat dan diadaptasi ke dalam cerita film.

Mencari cerita yang tepat dan membentuknya adalah tugas Marvel Studios selanjutnya untuk franchise ini. Jika alurnya tepat, seperti yang disebutkan di atas mungkin kita akhirnya akan bertemu dengan sebuah film yang mempertemukan dua properti yang ikonik ini. Mungkin juga kita akan menyaksikan film Avengers: Infinity War dan Endgame versi X-Men.

Memberikan Sesuatu Yang Baru dan Orisinal

Jika berpegang kepada cerita komik dirasa “membosankan”, mungkin membuat sebuah cerita baru dan orisinal bisa menjadi cara untuk memperkenalkan X-Men. Di film Avengers: Infinity War dan Dark Phoenix sebagian besar penonton tahu, jika filmnya akan menjadi akhir dari cerita. Hal itu dikarenakan mungkin ada sebagian yang membaca atau mengetahui jalan cerita filmnya dari komik.

Bagaimana jika para penonton tidak tahu apa yang akan terjadi? Bagaimana jika Marvel Studios mencoba hal yang baru seperti Professor Xavier yang tidak lagi memerlukan kursi roda atau Wolverine yang bukan pahlawan melainkan ternyata adalah villain terbesar mereka? hal itu bisa saja dilakukan oleh pihak studio. Mungkin sama halnya seperti yang dilakukan oleh Stan Lee dan Jack Kirby dahulu.