MODOK

Mental Organism Designed Only for Killing alias MODOK adalah sebuah percobaan yang kemudian berubah menjadi bencana. Dia pada awalnya dibuat untuk menjadi sebuah mesin komputer yang dibuat khusus untuk mengerti berbagai riset yang dilakukan oleh para ilmuwan. MODOK awalnya merupakan manusia bernama George Tarleton, yang setuju untuk merubah dirinya menjadi sebuah superkomputer. Dia merasa tidak ada yang salah dengan percobaan tersebut.

Tapi, setelah George berubah menjadi MODOK dia kemudian membunuh semua rekan-rekannya dan mendeklarasikan dirinya sebagai ilmuwan yang agung. Kemampuan dan kecerdasan MODOK hampir sama dengan The Leader, sehingga dia mampu untuk membaca apa yang akan terjadi selanjutnya berdasarkan kemampuan deduksinya. Dia juga mampu menciptakan android atau robot untuk mengelabui musuhnya.

Ultron

Di MCU, Ultron merupakan hasil karya dari Tony Stark. Tapi, di komiknya Ultron merupakan hasil karya dari ilmuwan, Hank Pym. Tujuan awal pembuatan Ultron adalah sebagai pengganti Avengers, disaat mereka tidak mampu untuk menghadapi berbagai ancaman yang berasal dari luar angkasa. Tapi, setelah dihidupkan dan menyerap banyak informasi justru dia mulai berpikir jika manusia levelnya berada di bawah dirinya.

Terbukti, Ultron berhasil mengalahkan Avengers baik dari segi fisik maupun dari segi langkah strategi. Meskipun awalnya para Avengers berhasil dikalahkan, mereka kemudian berhasil bangkit dan kembali menghadapi Ultron dan mengalahkannya. Untungnya dia berhasil dihentikan ketika belum menyerap informasi lainnya dari luar bumi, karena tentunya Ultron akan menjadi sosok berbahaya jika itu terjadi.

High Evolutionary

Sifat dari karakter ini memang sungguh membingungkan. Terkadang dia ikut membantu para superhero dalam menghadapi ancaman. Tapi, terkadang dia juga muncul sebagai ancaman itu sendiri. Hal ini sebenarnya membuktikan jika manusia masih belum mampu menandingi kejeniusan dari High Evolutionary. Tidak ada moral dalam dirinya, hanya ada tujuan. Terkadang dia juga bersikap netral.

Origin story dari karakter ini sebenarnya hampir sama dengan Mister Sinister. Dia melakukan sebuah percobaan dengan evolusi manusia, dan dengan bantuan Essex dia mampu berubah menjadi sosokĀ  level Celestials. Dengan kemampuannya, High Evolutionary mampu menghidupkan sesuatu dan juga merubahnya menjadi berbagai bentuk yang dia inginkan.

Thanos

Saat ini karakter ini merupakan karakter villain Marvel yang paling populer. Thanos selalu menginginkan kekuasaan. Tapi, bukan kekuatan fisik Thanos yang membuatnya menjadi sosok hebat melainkan kepintarannya. Dengan kepintarannya, dia bahkan mampu membuat para makhluk Celestials tunduk padanya.

Selain merupakan seorang yang jenius dari segi ilmu pengetahuan dan juga taktikal, Thanos merupakan penemu yang brilian. Dia mampu membuat sebuah kursi yang bisa membawanya pergi ke berbagai tempat, waktu, ruang, dan dimensi. Infinity Stones dan Infinity Gauntlet bisa dibilang hanya menjadi pelengkap dari apa yang bisa dilakukan oleh Thanos, bahkan tanpa kedua alat tersebut.

Doctor Doom

Jika ada seseorang yang lebih arogan dan lebih ambisius dibandingkan Thanos, mungkin orang itu adalah Victor Von Doom alias Doctor Doom. Rasanya tidak ada yang tidak bisa dilakukan oleh Doom, jika memang dia serius dan fokus pada hal tersebut. Dia bahkan bisa menghentikan waktu. Doom bahkan menciptakan sebuah alat yang tidak bisa disaingi oleh para Avengers, menguasai ilmu sihir demi menyaingi Dr. Strange, dan bahkan membuat negara sendiri.

Dr. Doom memiliki kecerdasan di hampir semua bidang. Kecerdasannya ini membuatnya pernah mengalahkan Thanos, Galactus, dan bahkan para Celestials. Tidak perduli seberapa kuatnya karakter yang muncul di Marvel Universe, Dr. Doom bisa mencuri kekuatan tersebut baik dengan menggunakan ilmu pengetahuan ataupun dengan menggunakan sihir.