Dalam satu dekade terakhir ini, karakter Hulk yang muncul di MCU sudah beberapa kali mengalami perubahan. Hubungan yang rumit antara Bruce Banner dan Hulk adalah hal yang membuat perubahan tersebut terjadi, puncaknya adalah apa yang kita lihat di film Avengers: Endgame yaitu Professor Hulk. Meskipun beberapa orang pasti terkejut dengan versi terbaru dari Hulk ini, untuk Geeks yang membaca komiknya pasti tahu tentang sosok Professor Hulk.

Professor Hulk sudah lama menjadi salah satu karakter favorit para fans, dan akhirnya Endgame berhasil menghadirkan sosok Professor Hulk ke layar lebar. Tapi, ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang professor Hulk. Apa saja?

Penampilan

Secara sekilas, penampilan Professor Hulk terlihat hampir mirip dengan versi klasik dari Hulk. Tapi, ada beberapa perbedaan dan ciri khas dari penampilannya yang membedakan Professor Hulk dengan Hulk klasik. Karena Hulk dan Bruce Banner sudah menyatu dan hubungannya sudah “harmonis”, seperti yang diperlihatkan di Endgame bahwa wajah Hulk lebih mendekati wajah Banner dibandingkan versi sebelumnya.

Yang paling mencolok juga adalah professor Hulk kini tidak perlu lagi merusak pakaian yang dia gunakan ketika mengamuk atau marah. Seperti yang diketahui Professor Hulk tetap berubah menjadi hijau dengan tetap menggunakan pakaian. Berbeda dengan Hulk versi klasik dimana saat Bruce berubah menjadi hijau, dia akan merusak pakaiannya. Bahkan, di film Endgame Professor Hulk terlihat keren dengan seragam dunia Quantum.

Perbedaan Kepribadian Hulk

Pertanyaan yang muncul pertama kali di benak para fans saat melihat Professor Hulk pastinya adalah bagaimana bisa Bruce Banner menjadi sosok Professor Hulk seperti yang kita lihat. Ada satu hal yang perlu dipahami, yaitu Hulk memiliki beberapa kepribadian. Untuk karakter ini, bukan hanya perpaduan antara Bruce Banner dan Hulk yang ada di tubuh tersebut melainkan juga Grey Hulk.

Grey Hulk merupakan karakter Hulk yang pertama kali muncul. Namun, karena banyaknya orang yang tidak menyukai warna Hulk tersebut akhirnya warna Hulk kemudian diganti. Marvel kemudian membuat Grey Hulk menjadi salah satu kepribadian di dalam diri Hulk dan Bruce, yang memiliki kemiripan dengan kepribadiannya yang lain yaitu bertarung untuk menjadi yang paling dominan di dalam diri Bruce.

Kepribadian Baru

Dalam cerita komiknya, Professor Hulk merupakan “hasil karya” Bruce Banner yang sudah tidak tahan lagi dengan penderitaan yang dia alami ketika berbagai kepribadian Hulk saling bertarung. Untuk menyelesaikan masalahnya, Bruce kemudian meminta bantuan dari Doc Samson, teman sekaligus seorang psikiatris yang jenius.

Melelaui beberapa percobaan yang dilakukan oleh Samson, akhirnya mereka menemukan cara untuk menyatukan semua kepribadian Hulk tersebut menjadi satu. Penggabungan kepribadian ini bertujuan untuk mengakhiri split personality disorder yang dialami oleh Banner. Sehingga akhirnya dia bisa menyatu sebagai seorang pribadi yang baru dengan nama Professor Hulk.

Masa Lalu Banner yang Tragis

Bagaimna Bruce menjadi Hulk mungkin sudah banyak siketahui oleh banyak orang. Tapi, ayahnya Banner sangat ringan tangan dan seseorang yang abusive. Ayahnya membunuh istrinnya dan juga ibu dari Banner. Melalui metode psikologis yang dilakukan oleh Samson terhadap Banner, akhirnya dia mengetahui jika kejadian traumati smasa kecilnya ikut menjadi penyebab split personalities yang Bruce alami.

Hal itu juga yang terkadang membuat Bruce gampang marah dan juga sulit untuk mengendalikan kekuatan Hulk. Namun, berbeda dengan Professor Hulk dimana Bruce dan Hulk menyatu dalam sebuah tubuh dengan kedamaian di dalamnya, termasuk berdamai dengan masa lalunya yang tragis.

Professor Hulk Sebagai Pelindung Bruce

Bruce sering kali terlihat khawatir dalam cerita film atau komiknya, dengan sosok Hulk yang tanpa kenal ampun. Dia melihat kemarahan yang ada di dalam diri Hulk merupakan sebuah beban yang beran dan sesuatu yang selalu dia coba untuk cegah. Bahkan, saat Bruce sudah menjadi Professor Hulk yang mana merupakan cara untuk mengatasi masalah kepribadian dalam diri Hulk, Bruce masih menyimpan amarah Hulk yang besar.

Untuk mencegah kembali berubah menjadi sosok Hulk yang brutal dan mengambil alih pikiranya, Bruce kemudian menciptakan semacam pelindung pada dirinya. Hal itu untuk dilakukan agar kemarahan yang ada di dalam diri Professor Hulk bisa tetap terkendali sehingga mencegah pikiran jahat lainnya mengambil alih.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2