Namun di tengah persiapan perang, Torren Stark mendapat kabar mengenai pembantaian masif oleh para naga. Pada akhirnya Torren lebih memilih berdamai dengan Aegon. Dia kemudian dikenal sebagai “raja yang menyerah”, tidak ada anak buah Torren yang tewas, dan House Stark pun diberi nama Wardens of the North. Aegon kemudian ditasbihkan dengan berbagai gelar oleh the High Septon. Aegon menjadi raja pertama dari Westeros yang terdiri dari 7 Kingdoms.

Dia bahkan membangun sebuah ibu kota baru, di tempat pertama kali dia datang, tempat yang sekarang disebut sebagai King’s Landing. Dia juga membuat sebuah kursi kerajaan yang terbuat dari pedang para musuh-musuhnya yang sudah dikalahkan, kemudian dileburkan oleh api naga.

Sebenarnya, Aegon tidak sepenuhnya menguasai ketujuh kerajaan. Karena, dia belum pernah menaklukan Dorne. Saat Rhaenys sampai disana, kastilnya ternyata kosong dan hanya terdapat satu orang, yaitu ratu Meria. Dia mengatakan ke Rhaenys, kalau Dorne tidak memiliki raja dan tidak akan pernah menyerahkan kerajaannya. Rhaenys pun meninggalkan tempat tersebut meski ia meyakinkan bahwa Targaryen bagaimana pun akan mendapat kerajaannya.

Empat tahun setelah Aegon memimpin Westeros, dia sempat kembali ke Dorne untuk menyelesaikan semuanya. Tapi, orang-orang Dorne pintar. Mereka terus bersembunyi. Mereka gak mau perang terbuka dengan Aegon. Mereka lebih milik taktik gerilya. Dorne menjadi kerajaan paling sulit untuk ia taklukan.

Hingga enam tahun kemudian, saat Rhaenys bersama naganya Meraxes, melewati wilayah Dorne, sang naga terkena panah dari senjata Scorpion di bagian matanya. Naga tersebut pun akhirnya jatuh dan mati. Rhaenys yang ada di punggung naganya itu pun ikut tewas. Hanya saja tubuhnya tidak pernah ditemukan lagi.

Mengetahui hal itu, Aegon berang dan kemudian membakar semua bangunan di Dorne. Ia hanya menyisakan satu bangunan untuk tetap berdiri, Sunspear. Peperangan dengan Dorne kemudian selesai saat Aegon akhirnya menemukan tengkorak Rhaenys dan juga ada surat di tengkorak itu. Tidak diketahui apa isi suratnya, yang pasti, keesokan harinya Aegon lebih memilih berdamai dengan Dorne.