TV seri Game of Thrones sekarang lagi siap-siap buat musim kedelapan yang sekaligus jadi musim terakhir serinya. Setelah itu mereka akan masuk ke seri baru yang bakal jadi prequel seri ini. Lalu, siapa kira-kira yang pantas buat duduk di kursi  Iron Throne, diantara sekian banyak karakter yang kuat dan hebat? Jaime Lannister adalah salah satunya. Nah kali ini kita akan ngebahas tentang alasan Jamie Lannister buat bertahan sampe akhir  GOT season 8. Apa aja alasannya? Yuk simak Geeks!


Kemampuan dan Pengalaman


Cerita dongeng selalu penuh sama para pemberani juga ksatria tampan yang siap melindungi kerajaan mereka dari serangan para monster dan terus menjaga apa yang ia anggap benar. Ser Jaime Lannister bisa masuk ke kategori itu semua. Dia merupakan seorang pejuang hebat di medan perang, dan dia juga ngelindungi Kings’s Landing dari serangan musuh yang ingin menghancurkannya.

Lannister lahir di keluarga paling kaya di Westeros, dia merupakan anak dari raja Tywin Lannister. Dia juga dibesarkan langsung oleh sang raja bahkan, dia juga dikasih ilmu taktik militer dan kepemimpinan. Pelajaran-pelajaran yang dikasih itu kebukti ampuh buat jadi “bekal” Lannister. Dia selalu bisa selangkah lebih maju dibanding adiknya, Tyrion.

Selain handal dalam peperangan dan pertarungan, Lannister juga tahu gimana berbicara dengan seseorang atau kelompok yang kemudian dia ajak jadi sekutu dia. Dari usia 15 tahun dia udah diangkat jadi ksatria, dan jadi penjaga raja (Kingsguard) yang paling muda. Dia berhasil ngebunuh Aerys II sebelum si raja gila itu berhasil ngehancurin King’s Landing. Bahkan dia harus mempertaruhkan semua reputasinya buat ngelakuin hal itu.

Karena kejadian itu, Lannister sadar kalau jadi pemimpin atau raja itu bener-bener bahaya. Diantara nama-nama seperti Aerys II, Joffrey, Tommen, dan saudara pempuannya, Cersei, Lannister sudah dipersiapkan sejak lama untuk menjadi seorang pemimpin dan menjadi seorang penguasa. Meskipun begitu, dia juga belajar banyak hal dari apa yang udah dia alami. Contohnya dia harus kehilangan tangannya waktu dia jadi tawanan Robb Stark. Dia belajar kalau gak semuanya bisa dia dapatkan, bisa dia lakukan.

dia mungkin terlahir tampan dan kaya tapi, dia tahu semua sisi buruk tentang dunia itu. Sama seperti yang lainnya. Itulah yang jadi aset berharga buat setiap pemimpin.


Jaime Penerus yang Sah


Karena Cersei sudah tidak memiliki keturunan lagi dan kabar kehamilannya masih diragukan, Jaime adalah orang yang tepat untuk jadi penerus kerajaan dibanding Cersei. Dia juga memiliki darah yang lebih dekat dan lebih tua dibanding adiknya, Tyrion. Tapi kalau Tyrion naik tahta, kemungkinan akan terjadi lagi perang saudara antara Cersei dan Tyrion karena kedua belah pihak sama-sama saling benci. Tapi, tidak ada lagi orang yang lebih jelas dan lebih pantang sebagai pengganti Cersei dibanding Jaime.

Secara sejarah, keluarga Lannister adalah penguasa sah Casterly Rock sebelum Aegon the Conqueror menjadikan mereka sebagai Warden of the West. Penerus sah dari Casterly Rock ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi pemimpin seluruh tujuh kerajaan jika suatu hari nanti ada pemilihan raja baru, sama seperti keluarga Stark.


Penghalang Langkah Jaime


Gak ada catatan bersih memang dari Jaime Lannister. Dia pernah coba ngebunuh seorang anak yang mergokin dia waktu dia mau berhubungan badan dengan adiknya sendiri. Selain itu, kalian juga tahu kalau dia adalah seorang pembunuh para raja, ksatria yang melanggar sumpahnya, dan ngehancurin monarki yang seharusnya dia lindungi.

Lalu, gimana Lannister seandainya dia menjadi pemimpin para kerajaan itu? Apakah semua orang mau menerima dia jadi pemimpin mereka? berapa lama dia akhirnya harus dihianati oleh orang-orang yang harusnya melindungi dia? Juga House Lannister udah membawa banyak sekali kesusahan buat banyak kerajaan. Bahkan The North, The Reach, Dorne, dan Storms End benci dia. Bagian terburuknya? untuk menjadi raja, Jamie harus bisa bertahan dan mengalahkan White Walker yang telah menerobos dinding.


Perubahan Jaime


Mungkin kalian juga tahu kalau di musim pertamanya, Jaime merupakan sosok monster yang kejam, gak bermoral, dan seseorang yang terlalu mencintai adiknya sendiri. Banyak juga yang gak nyangka kalau dia akhirnya berkembang jadi salah satu sosok yang dikagumi para fans GOT. Sekarang, Lannister berubah menjadi seseorang yang rendah hati, sayang terhadap sesama, dan mampu menjadi pemimpin yang mau mengorbankan reputasi dirinya untuk melindungi orang lain.

Meskipun dia bukan seorang raja yang sempurna dan melihat dia menjadi penguasa para kerajaan itu bukanlah sebuah dongeng yang diimpikan banyak orang, tapi dia merupakan sosok yang pas untuk menjadi pemimpin dan penguasa tahta Iron Throne.

2 KOMENTAR

  1. Seandainyapun jaime lannister setangguh itu, ttp saja dia tidak berhak menjadi raja, bagaimana bisa?

    Tywin Lannister itu bergelar Lord bukan King.

    Dari keluarga Lannister yg lihai dalam perang, berbicara dengan kelompok, yang cerdas tp licik hanya Tywin yg tepat, anak”nya gak ada apa”nya, jadi Lannister mana dulu nih thor? Jaime? Seriously 😅 ?

    Jaime emang dipersiapin buat jadi penguasa tp bukan 7 Kingdom, yakali author bandinginnya kepara penguasa 7 Kingdom 😅

    Tyrion gak pernah berniat naik tahta loh thor 😅

    Keluarga Stark juga gk pernah pengen jd raja 7 kingdom, mereka hanya King of the north aja.

    Kalau alasannya karena Lannister penguasa sah casterly rock trus dianggap pantas duduk di iron throne, house yang lain apa kabar?

    yg sah ya ttp Targaryen. Bahkan Tywin Lannister sendiri pernah bilang, kalau mereka incest, Joffrey tidak sah jd Raja. Lah kok Jaime bs jadi Raja ? Tywin Lannister aja paham 😅

    Semua pengalaman yg dialami Jamie membuat dia memang lebih low profile, karena dia udah ngerasain apa rasanya disemena-menakan saat dia jadi tawanan.
    Tp ttp tidak ada jalan dan haknya untuk Jaime jd Raja.

    Nonton dong Min.