5. Versi MCU Terinspirasi Clint Eastwood dan Jack Nicholson


Harus diakui kalau Loki adalah satu-satunya supervillain di dalam MCU yang paling diingat. Hal ini juga berkat akting Tom Hiddleston yang membuat Loki karakter yang dapat disukai sekaligus dibenci, hingga ia bisa beradu akting dengan Robert Downey Jr. dan Samuel L. Jackson.

Hiddleston mengatakan bahwa ia mendasari perannya melalui tiga aktor legendaris: Peter O’Toole dari Lawrence of Arabia untuk sisi cerobohnya, Jack Nicholson untuk sisi karismatik yang hampir menembus batas kewarasan, dan kemarahan yang tersimpan di dalam dari aktor Clint Eastwood.


3. Para Penggemar Pada Awalnya Menginginkan Josh Hartnett


 

Sekarang sulit untuk membayangkan orang lain berperan menjadi Loki selain Tom Hiddleston. Namun, tahukah Geeks kalau dari jajak pendapat online banyak penggemar yang menginginkan Josh Hartnett untuk menjadi Loki. Hartnett terkenal karena perannya di dalam Pearl Harbor dan Black Hawk Down, namun setelah itu perannya di film lain kurang dapat diingat.

Josh sendiri sebelumnya menolak beberapa peran terbaik di Hollywood, termasuk menjadi Batman versi Christopher Nolan. Pada akhirnya kehadirannya di Hollywood menurun. Menjadi Loki adalah sebuah hal yang menjadi sasarannya, mengingat ia terinspirasi dengan peran Heath Ledger sebagai Joker di The Dark Knight.


2. Hampir Menjadi Jim Carrey


 

Tom Hiddleston pada awalnya tidak mau menjadi Loki. Ia justru malah mengikuti audisi untuk menjadi Thor. Kalau ia terpilih sebagai sang Dewa Petir, maka siapakah yang akan terpilih menjadi Dewa Penipu? Charlie Cox dari Daredevil pernah mengikuti audisinya di awal pemilihan pemain. Josh Hartnett juga telah disebutkan di atas. Namun, ide pemilihan pemain tergila adalah ketika nama Jim Carrey disebut sebagai sang Dewa Penipu.

Semenjak perannya sebagai superhero jahil di dalam The Mask dikenal oleh banyak penonton, Carrey menjadi aktor yang mendapat pencalonan terkuat. Ironisnya, topeng kayu yang dipakai Stanley Ipkiss, karakter Jim Carrey di The Mask, adalah buatan Loki sendiri. Meski kita menghormati Carrey sebagai aktor-komedian terbaik pada masanya, tidak terpilihnya Carrey merupakan sebuah hal yang tepat. Sulit rasanya membayangkan Carrey sebagai sang Dewa Penipu.


1. Ada Teori kalau Ia Menang di Avengers Pertama


 

Banyak orang mengetahui bagaimana akhir dari film Avengers pertama. Para anggota Avengers bersatu, Chitauri dikalahkan, New York diselamatkan, dan Loki dibanting seperti boneka oleh Hulk, hingga ia dibawa kembali ke Asgard oleh Thor. Namun, bagaimana apabila semua itu tidak semestinya? Atau bagaimana kalau hal itulah yang direncakan oleh Loki.

Ada beberapa teori penggemar yang mengatakan bahwa meski Avengers menyelamatkan dunia, Loki adalah pemenang sesungguhnya. Marilah berpikir sejenak: Loki selalu menginginkan untuk menguasai Asgard sepanjang hidupnya, sehingga apa alasannya ia ingin menguasai bumi. Jawabannya: ia tidak mau menguasai bumi.

Apa yang Loki inginkan adalah kehancuran prajurit Chitauri dan tumpangan untuk kembali ke Asgard, agar ia dapat menyelesaikan urusannya di sana dengan Odin. Ia tahu Avengers akan dibentuk dan ia ingin agar dirinya keluar dari kepemimpinan Chitauri. Oleh karena itulah ia ingin agar rencananya terlihat seperti rencana orang lain (Thanos). Meski ini hanya sekadar teori, bukan sebuah hal yang mengejutkan apabila ia merencanakan hal ini mengingat jabatannya sebagai sang Dewa Penipu.