10. Terlahir Kembali Sebagai “Kid Loki”


Bukan Loki namanya kalau ia tidak berencana untuk keluar dari masalah, terutama kematian. Sesaat sebelum mati di dalam Siege, ia memikirkan rencana untuk keluar dari Neraka (Hel) untuk terlahir sebagai anak berusia sepuluh tahun. Di dalam Thor #617 yang dipublikasikan tahun 2011, ia muncul di Perancis sebagai anak jalanan bernama Serrure (“lock” atau kunci dalam Bahasa Perancis).

Thor mengetahui bahwa saudara tirinya masih hidup dan kini ia tengah menghabiskan hidupnya sebagai pencopet dan lupa mengenai dirinya di masa lalu. Ia kemudian mengasuh Loki dan melatihnya untuk menjadi anggota dari Young Avengers. Selama menjadi anggota Young Avengers ia banyak melakukan hal gila, dan setelah mengetahui masa lalunya dari roh Loki yang pertama, ia memutuskan untuk kembali ke jalan supervillain seperti pendahulunya.


9. Seorang Panseksual


 

Panseksual adalah seorang individu yang tidak memiliki batas atas pilihan dan aktivitas seksual mereka, tanpa memperdulikan jenis kelamin dan identitas gender. Dengan Loki terbaru ini Marvel telah memasuki ranah LGBTQ dengan karakter populer mereka.

Sebagai anggota Young Avengers, Loki seringkali mengakui bahwa ia adalah seorang panseksual, meski tidak ada yang bertanya dan faktanya ia masih seorang anak kecil. Di dalam Loki: Agent of Asgard, ia sering bermain kedua sisi jenis kelamin. Meski tidak menyebut panseksual secara khusus, penulis Al Ewing mengakui bahwa Loki adalah seorang biseksual (penyuka kedua jenis).


8. Tidak Bisa Berenang


 

Loki generasi awal tidaklah sama dengan Loki terkini. Kenapa? Hal ini dikarenakan di dalam penampilannya semasa Silver Age di dalam Journey Into Mystery digambarkan kalau kekuatan Loki tidak bekerja di dalam air. Ini berarti ia tidak berenang sebagai lelaki dan keluar sebagai wanita.

Di dalam komik juga diindikasikan kalau Loki tidak bisa berenang. Kelemahan Loki di dalam air tidak pernah disebutkan lagi di dalam isu selanjutnya. Namun apabila Geeks adalah penggemar komik, pernahkah melihat Loki berenang atau mandi?


7. Pernah Memegang Mjolnir


Mjolnir adalah salah satu senjata terkuat di dalam Marvel Comics, dan siapa saja yang “pantas” memegang kekuatan ini akan mendapatkan kekuatan Thor. Memang ada beberapa karakter yang dapat mengangkat palu ajaib ini, namun siapa yang menyangka kalau Loki juga “pantas” untuk mengangkatnya. Semenjak Odin menitipkan senjata ini kepada Thor, Loki sebenarnya sudah terebakar api cemburu.

Namun, semua berubah di dalam Avengers & X-Men: Axis #9, berkat bantuan mantra yang membalikkan peran para pahlawan dan penjahat super. Loki akhirnya “pantas” untuk mengangkat Mjolnir dan menggunakanya untuk menghajar Thor. Meski harus diingat berkat mantra ini ia menjadi Dewa Pahlawan dan Kejujuran, sementara saudara tirinya yang dulu menjadi Dewa Petir, kini menjadi seorang supervillain.


6. Dapat Menciptakan Supervillain Sendiri


 

Kemunculan Loki di dalam Avengers #1 pada tahun 1963 membuat sekelompok pahlawan super berpikir bahwa Hulk adalah seorang badut yang jahat. Namun, rencana ini ternyata gagal dan malah membuat terciptanya tim Avengers. Namun, karena ia adalah seorang penyihir hebat, Loki bertanggung jawab dalam menciptakan supervillain terkenal.

Beberapa supervillain yang diciptakannya antara lain adalah anggota Wrecking Crew, seperti Absorbing Man, Enchantress, Super-Skrull, dan supervillain favorit para penggemar: Jinku sang Lava Man. Kemunculan para musuh Thor di awal petualangannya kembali muncul berkat campur tangan Loki.


6. Membentuk Tim Supervillain Terhebat


 

Muak karena rencana jahatnya selalu digagalkan oleh Avengers, Loki kemudian membentuk tim berisikan supervillain terhebat di bumi. Tim ini diberi nama Prime Movers, dan tujuan utama mereka tidak lain hanya satu: menghancurkan Avengers. Para supervillain yang menjadi anggota Prime Movers, selain Loki, antara lain: Dr. Doom, Kingpin, Magneto, Mandarin, Red Skull, dan Wizard.

Apocalypse dan Namor ditawarkan masuk, namun mereka menolak. Mereka mempunyai taktik unik, yakni menyerang para pahlawan yang mereka tidak biasa bertarung dengannya. Sebagai contoh Mandarin melawan X-Men. Sayangnya tim ini berusia pendek, dikarenakan para anggotanya yang saling memiliki superioritas komplek, dan perasaan yang sama dalam membenci Red Skull.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 3