Warning! Artikel ini mengandung Mild Spoiler!

Film thriller post-apocalyptic, Bird Box milik Netflix memberikan atmosfir mencekam baru. Bagaimana tidak? Hanya dengan melihat keluar jendela saja itu dapat membuat kamu terbunuh! Dalam film Bird Box ini, ada aktris kawakan nan cantik, Sandra Bullock yang berperan sebagai Malorie, seorang wanita yang berusaha menjaga kedua anaknya, sebut saja Boy (Julian Edward) dan Girl (Vivien Lyra Blair). Mereka bertiga ini telah hidup selama hampir lima tahun setelah hampir semua orang di Bumi terbunuh oleh kehadiran entitas baru yang mendorong siapa pun yang melihat mereka melakukan bunuh diri dengan cara yang aneh.

Disutradarai oleh Susanne Bier dan diangkat berdasarkan Novel karya Josh Malerman, Bird Box dibagi menjadi 2 periode waktu: setelah tragedi bunuh diri masal, ketika perjuangan Malorie untuk bertahan hidup, dan ketika upayanya lima tahun kemudian untuk mencari tempat perlindungan untuk dirinya dan kedua anaknya ke sebuah tempat aman.

Pertama-tama, Malorie bersama sekelompok orang yang selamat dari tragedi suicide masal berkumpul dan berlindung di suatu rumah yang berisi stok persediaan makanan yang cukup melimpah. Namun, tidak lama, berbagai kejadian mengejutkan mengurangi jumlah kelompok itu dengan hanya menyisakan Malorie, kedua anaknya, dan Tom (Trevante Rhodes).

Selain ngebahas cerita, kita juga akan bakalan membahas monster misterius dalam film ini, yang jujur saja, masih membuat kami masih bertanya-tanya tentang, monster apa sih mereka? Jadi buat kalian yang belum menonton, hati-hati karena artikel ini berisi spoiler dari film Bird Box. Yuk simak terus artikel ini sampe bawah ya geeks! 


Apa Yang Terjadi Dalam Cerita Bird Box?


Olympia punya kepribadian yang baik, tetapi karena terlalu baik, ia membiarkan orang asing, Gary (Tom Hollander), masuk ke dalam rumah, sampai akhirnya terungkap bahwa ia adalah salah satu orang yang dapat bertahan hidup ketika melihat entitas itu. Tetapi ia juga merupakan sosok yang fanatik. Orang-orang seperti Gary terobsesi untuk melihat entitas, yang mereka yakini indah. Ketika Olympia dan Malorie melahirkan secara bersamaan, Gary tiba-tiba membuka penutup jendela yang ada sekitar rumah. Cheryl (Jacki Weaver) dan Olympia keduanya tak sengaja melihat entitas itu dan mereka berdua membunuh diri mereka sendiri, namun Malorie mampu meyakinkan Olympia untuk menyerahkan bayi perempuannya sebelum dia meninggal. Gary juga kemudian membunuh Douglas (John Malkovich) sebelum pada akhirnya Gary dibunuh oleh Tom.

Setelah itu, cerita Bird Box bergerak maju lima tahun kemudian, tak lama sebelum Malori membawa anak-anaknya dalam perjalanan menyusuri sungai. Dia dan Tom telah menjadi pasangan dan kehidupan mereka stabil karena mereka dapat menanam makanan mereka sendiri. Setelah mereka melihat adanya sekelompok fanatik yang membahayakan, mereka menerima panggilan di radio dari orang asing bernama Rick, yang mengatakan bahwa ada tempat perlindungan yang dapat dicapai dengan dua hari perjalanan melewati sungai. Tom tertarik untuk mencari tahu lebih banyak tentang tempat itu, Sementara Malorie tidak mempercayainya dan meyakini bahwa itu adalah tipuan Rick sehingga entitas itu bisa mendapatkan mereka.

Keesokan harinya, seluruh keluarga pergi dengan supply sisa yang mereka bawa, tetapi mereka bertemu dengan kelompok fanatik yang selama ini mereke hindari. Tom memberitahu Malorie untuk mengambil anak-anak dan pergi ke perahu jika dia tidak kembali, dan kemudian Tom pergi ke depan rumah untuk mengahadapi para fanatik itu. Dia berhasil melukai salah satu dari mereka dengan senapan, tetapi penutup matanya menggangunya, Tom kemudian melepaskan penutup matanya dan berhasil membunuh sebagian besar perampok tadi, tetapi seorang fanatik melihat dan mengejar Malorie dan anak-anaknya. Tom lantas mengejarnya, tetapi karena ia tidak menggunakan pelindung mata, ia melihat entitas itu. Dengan susah payah ia berhasil menembak perampok terakhir sebelum ia terpaksa menembak kepalanya sendiri.

BACA JUGA: Bocoran Avengers: Endgame Kaitkan Teori Time Travel & Quantum Realm?

Malorie kaget ketika menyadari bahwa Tom harus mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan mereka. Ia kemudian memutuskan untuk mengabulkan keinginan Tom untuk membawa dirinya dan anak-anak ke tempat perlindungan. Film kemudian melompat ke depan ketika perahu mereka melewati arus jeram, yang merupakan bagian paling berbahaya dari sungai, dan Malorie harus dihadapkan pada situasi sulit dimana ia harus memilih mana dari anak-anaknya yang harus melepas penutup mata mereka untuk memberitahu arah untuk mendayung. Pada akhirnya dia tidak bisa memaksakan diri untuk memilih salah satu dari mereka, dan malah memutuskan untuk menghadapi arus jeram itu dengan kondisi mata tertutup. Tetapi walau perahu mereka sempat terbalik, mereka berhasil sampai ke tepian dan mulai mencari tempat perlindungan dengan dibantu oleh kicauan burung.

Bagian terakhir dari perjalanan itu terbukti menjadi yang paling sulit. Berjalan dengan mata tertutup melalui hutan menjadi bagian paling berbahaya. Malorie tersandung dan jatuh di sebuah lereng. Ia terpisah dengan anak-anaknya dan, entitas itu berbisik kepada Girl dan Boy dalam suara Malorie, yang menghasut mereka untuk membuka penutup mata yang digunakan. Malorie berhasil menemukan Boy dengan membunyikan bel sepeda, tetapi Girl tidak datang ketika ia dipanggil, karena seperti yang dijelaskan oleh Boy, Malorie sangat keras terhadap mereka sehingga Girl takut padanya. Karena panik, Malorie meminta maaf dan menjanjikan bahwa suatu hari anak-anaknya akan dapat bermain bebas dengan anak-anak lain. Dengan lega, Girl akhirnya kembali, dan mereka bertiga dapat berjalan ketempat aman.

Ketika mereka sampai, dengan panik Malorie mengetuk pintu tempat itu ketika ia mengetahui ada entitas yang berkumpul di belakangnya, Malorie pun memohon orang-orang di dalam untuk setidaknya membiarkan anak-anaknya masuk. Akhirnya pintu terbuka dan mereka bertiga diantar ke dalam, dimana mata mereka dengan cepat diperiksa. Begitu mereka diperiksa, Malorie menyadari bahwa tempat perlindungan itu sebenarnya adalah sekolah tunanetra, sehingga sebagian besar penduduk benar-benar kebal terhadap entitas.

Malorie kemudian dipersatukan kembali dengan Dr Laphamp (Parminder Nagra) yang juga selamat dan merasa lega ketika melihat Malorie berhasil.

PAGE 2: MONSTER MISTERIUS

4 KOMENTAR

  1. Film ini bagus sekali, storyline apik dan bikin penasaran. Cast para pemain pun sangat baik dan pas, dengan akting yang tidak berlebihan 🙂 .. saya merasa Film2 Netflix semakin bagus kualitasnya semakin kesini gan 🤙🏻

  2. Para Fanatik dari entitas masih belun masuk akal.. dan sangat kurang penjelasan… Itu yang mendorong kelemahan dari film ini.

  3. Para fantik itu mengidap Skizofrenia. Mereka tidak terprovokasi oleh entitas jahat tsb. Bisa jadi karena orang2 normal adalah taget entitas jahat tsb karena orang2 normal terprovokasi untuk bunuh diri dengan dibayangi penyesalan dosa atau ingatan buruk. Para pengidap skizofrenia terganggu secara akal sehingga tidak dapat terprovokasi. Just my analysis 🙂

Comments are closed.