15 Fakta Tersembunyi Mengenai Loki!

0
1037

Loki adalah karakter dari Marvel Comics yang memiliki banyak julukan, Prince of Lies, Maker of Mischief, Son of Secrets, dan Tom Hiddleston. Tidak banyak orang yang tahu mengenai karakter sang Dewa Penipu ini, selain penggemar komik dan mitologi Norse tentunya. Berkat kehadirannya di MCU ia kini dikenal sebagai saudara angkat Thor yang licik, namun disukai banyak orang, dan hampir menguasai Kota New York dan Asgard. Namun, tahukah Geeks kalau Loki sebenarnya sangat suka menyamar menjadi perempuan, seorang panseksual, dan hampir menjadi Jim Carrey?

Loki seringkali bermain sebagai supervillain yang selalu berencana untuk menggulingkan Asgard dan membuat saudara angkatnya terlihat bodoh. Hal inilah yang ditampilkan di dalam film Thor pertama pada tahun 2011. Namun, sebenarnya ia sudah sering melakukan hal ini semenjak kehadirannya di komik pada tahun 1962, lewat Journey into Mystery #85. Di dalam artikel ini akan diungkap 15 hal tersembunyi mengenai Loki, yang bahkan tidak diketahui oleh penghuni Asgard. Simak terus artikel ini untuk mengetahuinya!


15. Aslinya Memiliki Rambut Merah dan Bukan Saudara Thor


Sebelumnya sudah diberitahukan kalau versi modern Loki muncul di dalam Journey into the Mystery #85, di mana ia terungkap sebagai saudara tiri Thor. Tindakan usilnya nanti akan membuatnya terkenal, sama seperti di MCU, yakni membuat para superhero Marvel membentuk tim Avengers. Namun, penampilan Loki sebenarnya telah lama muncul, bahkan sebelum nama Marvel terbentuk.

Dengan rambut merah dan kostum merah muda, Dewa Penipu ini telah hadir pada tahun 1949 di dalam komik Venus #6. Komik ini dipublikasikan oleh Timely Comics, nama sebelum Marvel Comics, dan menceritakan kisah Venus dari mitologi Yunani. Loki sendiri mengisi peran Hades, Dewa Kematian dari mitologi Yunani, sehingga melepaskannya dari mitologi Norse dan Asgard. Loki kemudian dibuat ulang oleh Stan Lee dan Jack Kirby sebagai Dewa Penipu yang kini kita kenal.


14. Ayahnya Ternyata adalah Ibunya


Kemampuan Loki yang dapat merubah gender ternyata diwarisi dari ayahnya, atau bisa dibilang sebagai ibunya. Meski diadopsi oleh Odin, Loki Laufeyson bukanlah orang asli dari Asgard. Seperti nama belakangnya, ayah Loki adalah Laufey. Namun, menurut mitologi Norse Laufey teryata adalah seorang wanita dan ibu dari Loki.

Yang semakin mencengagkan para penggemar, Marvel rupanya juga merubah gender dari ibu asli loki. Di dalam komik Marvel ibu Loki bernama Farbauti, namun di dalam mitologi Norse “ibunya” ini sebenarnya adalah ayah Loki yang bernama Farbauti.


13. Frost Giant dengan Ukuran Kecil


Film Thor pertama pada tahun 2011 menceritakan mengenai ras asli Loki, yakni Raksasa Es dari Jotunheim. Manusia raksasa dengan kulit biru dan tinggi sekitar 25 kaki inilah ras ayahnya Laufey dan ibunya Farbauti. Mengingat kedua orangtuanya adalah raksasa es, Loki seharusnya terlihat seperti mereka.

Namun, rupanya Loki terlahir dengan tubuh kecil. Hal inilah yang membuat kedua orangtuanya kecewa dengan kelahiran Loki. Ia kemudia dikurung dan disembunyikan, hingga Odin menyerang Jotunheim dan menemukan Loki kecil untuk diadopsi.


12. Pernah Menjadi Wanita


Salah satu kemampuan Loki yang menarik adalah kemampuannya untuk berubah bentuk. Kemampuannya ini hampir tidak memiliki batas. Namun, sepanjang sejarah ia menggunakan kemampuannya ini, tidak ada yang paling edan selain ketika ia berubah menjadi seorang wanita utuh! Di dalam mitologi Norse sendiri Loki pernah menjadi wanita pemerah susu dan melahirkan beberapa anak.

Marvel kemudian memutuskan untuk mengadaptasi mitologi ini dalam beberapa cerita. Sebagai contoh di dalam komik Loki: Agent of Asgard di tahun 2014, ia seringkali merubah wujudnya menjadi laki-laki dan wanita untuk menipu orang-orang di sekitarnya. Ia juga pernah menyamar menjadi Scarlet Witch di dalam komik Might Avengers. Lebih gila lagi Loki pernah merasuki tubuh Lady Sif, yang saat itu tengah menjalin hubungan romantis dengan Thor. Untuk merebut Asgard, sang Dewa Penipu ini kemudian menipu Thor untuk tidur dengannya, meski ia merasuki tubuh Lady Shif!


11. Pernah Mati


 

Setiap karakter superhero atau supervillain pastinya pernah mati. Begitu pula dengan Loki. Hal ini sebelum terjadi di dalam film MCU, terjadi pada tahun 2010 di dalam komik Siege. Pada waktu itu Loki menipu para karakter Marvel untuk menyerang Asgard, yang pada saat itu berada di dalam Amerika Serikat.

Di dalam komik, Sentry yang bertugas menjaga Asgard, berubah menjadi alter-egonya yang gila dan jahat bernama Void. Ia menghancurkan Asgard dan merobek Loki menjadi dua. Dengan napas terakhirnya ia meminta maaf kepada Thor, atas tindakan yang ia lakukan selama ini. Tentu saja karena ini adalah komik, Loki akan terlahir kembali. Namun, Loki yang terlahir kembali berbeda dengan Loki yang sebelumnya, karena sudah dikonfirmasi kalau Loki yang sebelumnya telah mati.


10. Terlahir Kembali Sebagai “Kid Loki”


Bukan Loki namanya kalau ia tidak berencana untuk keluar dari masalah, terutama kematian. Sesaat sebelum mati di dalam Siege, ia memikirkan rencana untuk keluar dari Neraka (Hel) untuk terlahir sebagai anak berusia sepuluh tahun. Di dalam Thor #617 yang dipublikasikan tahun 2011, ia muncul di Perancis sebagai anak jalanan bernama Serrure (“lock” atau kunci dalam Bahasa Perancis).

Thor mengetahui bahwa saudara tirinya masih hidup dan kini ia tengah menghabiskan hidupnya sebagai pencopet dan lupa mengenai dirinya di masa lalu. Ia kemudian mengasuh Loki dan melatihnya untuk menjadi anggota dari Young Avengers. Selama menjadi anggota Young Avengers ia banyak melakukan hal gila, dan setelah mengetahui masa lalunya dari roh Loki yang pertama, ia memutuskan untuk kembali ke jalan supervillain seperti pendahulunya.


9. Seorang Panseksual


 

Panseksual adalah seorang individu yang tidak memiliki batas atas pilihan dan aktivitas seksual mereka, tanpa memperdulikan jenis kelamin dan identitas gender. Dengan Loki terbaru ini Marvel telah memasuki ranah LGBTQ dengan karakter populer mereka.

Sebagai anggota Young Avengers, Loki seringkali mengakui bahwa ia adalah seorang panseksual, meski tidak ada yang bertanya dan faktanya ia masih seorang anak kecil. Di dalam Loki: Agent of Asgard, ia sering bermain kedua sisi jenis kelamin. Meski tidak menyebut panseksual secara khusus, penulis Al Ewing mengakui bahwa Loki adalah seorang biseksual (penyuka kedua jenis).


8. Tidak Bisa Berenang


 

Loki generasi awal tidaklah sama dengan Loki terkini. Kenapa? Hal ini dikarenakan di dalam penampilannya semasa Silver Age di dalam Journey Into Mystery digambarkan kalau kekuatan Loki tidak bekerja di dalam air. Ini berarti ia tidak berenang sebagai lelaki dan keluar sebagai wanita.

Di dalam komik juga diindikasikan kalau Loki tidak bisa berenang. Kelemahan Loki di dalam air tidak pernah disebutkan lagi di dalam isu selanjutnya. Namun apabila Geeks adalah penggemar komik, pernahkah melihat Loki berenang atau mandi?


7. Pernah Memegang Mjolnir


Mjolnir adalah salah satu senjata terkuat di dalam Marvel Comics, dan siapa saja yang “pantas” memegang kekuatan ini akan mendapatkan kekuatan Thor. Memang ada beberapa karakter yang dapat mengangkat palu ajaib ini, namun siapa yang menyangka kalau Loki juga “pantas” untuk mengangkatnya. Semenjak Odin menitipkan senjata ini kepada Thor, Loki sebenarnya sudah terebakar api cemburu.

Namun, semua berubah di dalam Avengers & X-Men: Axis #9, berkat bantuan mantra yang membalikkan peran para pahlawan dan penjahat super. Loki akhirnya “pantas” untuk mengangkat Mjolnir dan menggunakanya untuk menghajar Thor. Meski harus diingat berkat mantra ini ia menjadi Dewa Pahlawan dan Kejujuran, sementara saudara tirinya yang dulu menjadi Dewa Petir, kini menjadi seorang supervillain.


6. Dapat Menciptakan Supervillain Sendiri


 

Kemunculan Loki di dalam Avengers #1 pada tahun 1963 membuat sekelompok pahlawan super berpikir bahwa Hulk adalah seorang badut yang jahat. Namun, rencana ini ternyata gagal dan malah membuat terciptanya tim Avengers. Namun, karena ia adalah seorang penyihir hebat, Loki bertanggung jawab dalam menciptakan supervillain terkenal.

Beberapa supervillain yang diciptakannya antara lain adalah anggota Wrecking Crew, seperti Absorbing Man, Enchantress, Super-Skrull, dan supervillain favorit para penggemar: Jinku sang Lava Man. Kemunculan para musuh Thor di awal petualangannya kembali muncul berkat campur tangan Loki.


6. Membentuk Tim Supervillain Terhebat


 

Muak karena rencana jahatnya selalu digagalkan oleh Avengers, Loki kemudian membentuk tim berisikan supervillain terhebat di bumi. Tim ini diberi nama Prime Movers, dan tujuan utama mereka tidak lain hanya satu: menghancurkan Avengers. Para supervillain yang menjadi anggota Prime Movers, selain Loki, antara lain: Dr. Doom, Kingpin, Magneto, Mandarin, Red Skull, dan Wizard.

Apocalypse dan Namor ditawarkan masuk, namun mereka menolak. Mereka mempunyai taktik unik, yakni menyerang para pahlawan yang mereka tidak biasa bertarung dengannya. Sebagai contoh Mandarin melawan X-Men. Sayangnya tim ini berusia pendek, dikarenakan para anggotanya yang saling memiliki superioritas komplek, dan perasaan yang sama dalam membenci Red Skull.


5. Versi MCU Terinspirasi Clint Eastwood dan Jack Nicholson


Harus diakui kalau Loki adalah satu-satunya supervillain di dalam MCU yang paling diingat. Hal ini juga berkat akting Tom Hiddleston yang membuat Loki karakter yang dapat disukai sekaligus dibenci, hingga ia bisa beradu akting dengan Robert Downey Jr. dan Samuel L. Jackson.

Hiddleston mengatakan bahwa ia mendasari perannya melalui tiga aktor legendaris: Peter O’Toole dari Lawrence of Arabia untuk sisi cerobohnya, Jack Nicholson untuk sisi karismatik yang hampir menembus batas kewarasan, dan kemarahan yang tersimpan di dalam dari aktor Clint Eastwood.


3. Para Penggemar Pada Awalnya Menginginkan Josh Hartnett


 

Sekarang sulit untuk membayangkan orang lain berperan menjadi Loki selain Tom Hiddleston. Namun, tahukah Geeks kalau dari jajak pendapat online banyak penggemar yang menginginkan Josh Hartnett untuk menjadi Loki. Hartnett terkenal karena perannya di dalam Pearl Harbor dan Black Hawk Down, namun setelah itu perannya di film lain kurang dapat diingat.

Josh sendiri sebelumnya menolak beberapa peran terbaik di Hollywood, termasuk menjadi Batman versi Christopher Nolan. Pada akhirnya kehadirannya di Hollywood menurun. Menjadi Loki adalah sebuah hal yang menjadi sasarannya, mengingat ia terinspirasi dengan peran Heath Ledger sebagai Joker di The Dark Knight.


2. Hampir Menjadi Jim Carrey


 

Tom Hiddleston pada awalnya tidak mau menjadi Loki. Ia justru malah mengikuti audisi untuk menjadi Thor. Kalau ia terpilih sebagai sang Dewa Petir, maka siapakah yang akan terpilih menjadi Dewa Penipu? Charlie Cox dari Daredevil pernah mengikuti audisinya di awal pemilihan pemain. Josh Hartnett juga telah disebutkan di atas. Namun, ide pemilihan pemain tergila adalah ketika nama Jim Carrey disebut sebagai sang Dewa Penipu.

Semenjak perannya sebagai superhero jahil di dalam The Mask dikenal oleh banyak penonton, Carrey menjadi aktor yang mendapat pencalonan terkuat. Ironisnya, topeng kayu yang dipakai Stanley Ipkiss, karakter Jim Carrey di The Mask, adalah buatan Loki sendiri. Meski kita menghormati Carrey sebagai aktor-komedian terbaik pada masanya, tidak terpilihnya Carrey merupakan sebuah hal yang tepat. Sulit rasanya membayangkan Carrey sebagai sang Dewa Penipu.


1. Ada Teori kalau Ia Menang di Avengers Pertama


 

Banyak orang mengetahui bagaimana akhir dari film Avengers pertama. Para anggota Avengers bersatu, Chitauri dikalahkan, New York diselamatkan, dan Loki dibanting seperti boneka oleh Hulk, hingga ia dibawa kembali ke Asgard oleh Thor. Namun, bagaimana apabila semua itu tidak semestinya? Atau bagaimana kalau hal itulah yang direncakan oleh Loki.

Ada beberapa teori penggemar yang mengatakan bahwa meski Avengers menyelamatkan dunia, Loki adalah pemenang sesungguhnya. Marilah berpikir sejenak: Loki selalu menginginkan untuk menguasai Asgard sepanjang hidupnya, sehingga apa alasannya ia ingin menguasai bumi. Jawabannya: ia tidak mau menguasai bumi.

Apa yang Loki inginkan adalah kehancuran prajurit Chitauri dan tumpangan untuk kembali ke Asgard, agar ia dapat menyelesaikan urusannya di sana dengan Odin. Ia tahu Avengers akan dibentuk dan ia ingin agar dirinya keluar dari kepemimpinan Chitauri. Oleh karena itulah ia ingin agar rencananya terlihat seperti rencana orang lain (Thanos). Meski ini hanya sekadar teori, bukan sebuah hal yang mengejutkan apabila ia merencanakan hal ini mengingat jabatannya sebagai sang Dewa Penipu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here