8 Alasan Gogeta Lebih Kuat Dari Vegito

2
1732

Fusion menjadi salah satu kekuatan unik yang ada dalam cerita Dragon Ball. Ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk melakukan fusion, yakni dengan Fusion Dance dan memakai Potara Earrings. Meski sama-sama merupakan penggabungan kekuatan, tapi kedua metode ini menghasilkan fusion yang berbeda.

Ketika Son Goku dan Vegeta bergabung memakai Fusion Dance, hasilnya adalah Gogeta. Sementara itu, sosok bernama Vegito muncul ketika keduanya fusion memakai Potara Earrings. Namun, pertanyaan besar kemudian muncul. Dari kedua bentuk fusion ini, mana yang lebih unggul?

Nah, kalau kamu penasaran dengan jawaban dari pertanyaan itu, berikut ini adalah 8 alasan yang membuat Gogeta lebih kuat dibandingkan Vegito.

8. Lebih keren


Alasan pertama sih bukan karena kekuatan, tapi karena Gogeta terlihat lebih keren dibandingkan Vegito. Jaket kecil yang dikenakan oleh Gogeta merupakan simbol ketika berhasil melakukan Fusion Dance. Tak hanya itu, rambut dari Gogeta juga lebih keren dibandingkan Vegito yang terlihat tak jauh berbeda dengan manusia saiyan lain.

7. Base Form Yang Super


Tak bisa dimungkiri, Vegito memang punya kekuatan yang sangat besar. Hal itu bisa diketahui ketika pertarungannya melawan Buu. Namun, kalau bicara tentang base form dari keduanya, Gogeta memiliki kekuatan lebih besar. Berbeda dengan Vegito, Gogeta punya base form dengan rambut kuning, tak jelas apakah itu merupakan bentuk Super Saiyan atau Super Saiyan 2.

Akira Toriyama tidak pernah menampilkan bentuk yang lebih rendah dari base form Gogeta tersebut. Menariknya lagi, Gogeta terus diperlihatkan sebagai sosok yang superior. Satu-satunya momen bagi Gogeta untuk melakukan power up adalah ketika bertarung melawan Shadow Dragons dalam Dragon Ball GT.

6. Ketenangan Dan Keangkuhan

Dalam film Dragon Ball Z Fusion Reborn, Gogeta memperlihatkan sisi yang menarik ketika melawan Janemba. Dalam pertarungan itu, dia tidak mengatakan apapun. Hanya ada senyuman yang memperlihatkan kesombongan di wajahnya. Demikian pula ketika Gogeta bertarung dengan form Super Saiyan 4 dalam Dragon Ball GT. Hanya saja, ada perbedaan sedikit, pada Dragon Ball GT, Gogeta memutuskan untuk bicara. Intinya sih, kalau sudah ada senyuman licik dan sombong di wajahnya, jangan harap bisa menang lawan Gogeta.

5. Batas waktu 30 menit


Batas waktu selama 30 menit juga menjadi salah satu bentuk kekuatan yang dimiliki oleh Gogeta. Apalagi, dalam setiap momen fusion ini terjadi, Gogeta bisa mengalahkan musuh dengan waktu yang singkat. Hal itu memperlihatkan betapa superiornya karakter ini, berbeda dengan Vegito.

Salah satunya adalah ketika bertarung melawan Janemba. Dari total batas waktu 30 menit, Gogeta hanya butuh beberapa menit untuk bisa mengalahkannnya. Namun, momen berbeda ketika melawan Omega Shenron yang menjadi ultimate villain dalam cerita Dragon Ball. Agak tidak lucu juga sih kalau ultimate villain bisa kalah dalam waktu singkat.

4. Potara earring memiliki banyak variabel


Fusion dengan Potara Earring memang mudah. Asalkan keduanya sama-sama mengenakannya. Hanya saja, di waktu yang sama, penggunaan Potara Earring juga dibarengi dengan beberapa variabel yang agak gitu deh. Sebagai contoh, lewat Potara Earring, seseorang yang bisa bergabung dengan mayat. Selain itu, ketika anting-anting ini hancur, maka fusion juga terbatalkan.

3. Pergerakan yang cepat


Pertarungan melawan Janemba benar-benar menjadi ajang show off dari Gogeta. Lewat pertarungan ini, para pencinta Dragon Ball mengetahui seberapa cepat kemampuan bergerak dari fusion Vegeta dan Goku ini. Apalagi, sebelumnya, Janemba mampu mengalahkan Goku dan Vegeta dengan kemampuan teleportasinya. Namun, di hadapan Gogeta, kemampuan itu bisa diatasi dengan mudah.

2. Stardust Breaker


Goku memiliki ciri khas pada jurus Kamehameha. Sementara itu, Vegeta punya jurus Galick Gun. Namun, ketika bergabung, keduanya juga punya jurus yang menjadi ciri khasnya, dan hal ini tak dipunyai oleh Vegito. Jurus spesial dari Gogeta itu adalah Stardust Breaker. Lewat jurus ini, Gegito bisa mengalahkan Janemba dengan singkat.

1. Super Saiyan 4


Transformasi Super Saiyan God dengan rambut berwarna biru memang digambarkan sebagai ‘God’. Namun, dilihat dari penampakannya, Super Saiyan God itu tak jauh lebih keren dibandingkan Super Saiyan 4 seperti yang diperlihatkan oleh Gogeta pada pertarungan melawan Omega Shenron di Dragon Ball GT.

Super Saiyan 4 ini menjadi representasi dari manusia Saiyan seutuhnya. Bahkan, form inilah yang mampu mengimbangi dan punya lebih kekuatan lebih besar dibandingkan Omega Shenron. Hanya saja, karena keterbatasan waktu 30 menit, membuat Gogeta Super Saiyan 4 tak mampu mengalahkan Omega Shenron.

Nah, dari 8 alasan itu, bagaimana menurutmu, Geeks?

2 KOMENTAR

  1. Keren apanya Gogeta dari SS4 dragon ball Gt it, norak sekali dan tidak nyambung sama sekali,sebenarnya itu tidak masuk hitungan karena bkn karya akira toriyama 👎👎👎👎👎

  2. Pendapat pribadi bngt sih nih ampas
    Ssj blue ama ssj 4 aja menang jauh ssj blue dasar micin ada klaim resmi jga klo ssj god itu ssj 4 jadi secara ssj blue itu satu tingkat diatas saj god dan dibandingin gogeta vegito peningkatan kekuatannya lebih besar dan tentang batas waktu klo lu udh secara resmi jadi dewa gk bakal ada batasan waktu

Comments are closed.