Seorang aktris yang akan memerankan sebuah krakter dalam sebuah film tentu akan mengalami sedikit nervous apalagi karakter yang akan dimainkan tersebut merupakan karakter yang sangat ikonik. Hal ini pula yang dirasakan oleh Emily Blunt dalam memerankan karakter Marry Poppins. Baru-baru ini Emily Blunt mengungkapkan bahwa dia benar-benar sangat “ketakutan untuk memerankan sosok pengasuh yang penuh magis di dalam film Marry Popping Returns. Blunt juga mengakui bahwa mengisi peran sebelumnya yang dimainkan oleh Julie Andrew membuat dia merasa terintimidasi.

Sementara itu, Julie Andrews, yang merupakan aktris yang memerankan pertama karakter Marry Popping, menolak untuk mengisi peran kecil sebagai cameo dalam film tersebut. Andrews beralasan bahwa ia ingin membiarkan Blunt melakukan “tugas” tersebut. Trailer Marry Poppins Returns sudah dirilis beberapa minggu yang lalu, dimana tanpa disangka dengan dirilisnya trailer tersebut film mendapat sambutan yang positif dan menjadi film yang wajib di antisipasi bagi para penggemar.

Dalam sebuah wawancara bersama Daily Mail, Emily Blunt menggambarkan berbagai perasaanya setelah ditawari sebagai pemeran utama dalam Marry Poppins Returns :

“ketika (sutradara) Rob Marshall menelfon saya tentang peran ini, dia meninggalkan sebuah teka-teki, jadi saya telefon kembali dan ketika dia mengutarakan nama Marry poppins, saya berpikir, ‘wow !’ perasaan saya bercampur menjadi dua, saya tentu sangat senang tetapi, saya juga benar-benar sangat ketakutan karena, yah, karakter Marry sendiri merupakan karakter yang sangat ikonik, dan (Julie) Andrews juga sangatlah ikonik. Yang hanya bisa aku lakukan adalah mencoba melihat versi dari Julie sebgai sebuah bayangan dan mencoba mencari Mary versiku sendiri. Dan dia benar-benar sebuah karakter yang luar bisa !”

Pada tahun 2017 lalu, Rob Marshall mengungkapkan mengapa dia memilih untuk menyutradarai sebuah sekuel Marry Poppins 54 tahun kemudian, yang mana ini merupakan salah satu jarak yang paling lama antara sekuel dengan film aslinya dalam sejarah perfilman.

Marshall juga mengatakan bahwa novel-novel aslinya berisi penuh dengan banyak sekali hal-hal yang diluar pikiran, dia juga berkata bahwa dia tidak bisa menolak tawaran untuk membuat Marry Poppins Returns. “kami sadar terdapat banyak sekali petualangan yang tidak pernah menjadi bahan untuk diangkat ke layar lebar, dan aku pikir, mungkin ada alasan untuk melakukan film ini.” Dalam sebuah wawancara juga Emily Blunt memperingati para penonton untuk tidak mengharapkan sosok Marry Poppins yang baik seperti di film pertamanya. Interpretasi Blunt tentang karakter ini adalah sosok yang gelap : “ dalam buku-bukunya dia cukup kasar ! dia eksentrik dan sangat angkuh dan tidak hangat dan benar-benar sangat diluar dugaan.”