Awal pekan ini, sebuah pengumuman spesial disampaikan di Austin, Texas, bahwa Warner Bros. akan mengadakan penayangan perdana film karya sang maestro Steven Spielberg yaitu Ready Player One di SXSW Film Festival. Beberapa professional  di bidang film pun ikut menyaksikan screening pertama dan reaksi mereka terhadap film ini diunggah di daring. Pada saat screening terdapat beberapa masalah teknis seperti masalah suara dan gambar yang membeku pada bagian ketiga film tapi, hal-hal tersebut tidak menjadi masalah besar dan screening tetap berakhir dengan baik.

Komentar pertama adalah Grae Drake dari Rotten Tomatoes, yang “terhipnotis” oleh pesona dari pengalaman menonton film Ready Player One. Grae sendiri memberikan nilai positif terutama mengenai visual film dan effect yang menurutnya adalah pengalaman yang unik. “Benar-benar menikmati setiap detik dari film @readyplayerone. Film ini merupakan salah satu dari sekian banyak film keren yang pernah saya lihat. (Steven) Spielberg adalah salah satu dari sekian banyak sutradara yang mampu meng-orkestrakan visual simfoni yang membuar banyak orang akan suka. Luar biasa.”

 

Selain Grae Drake dari Rotten Tomatoes ada juga Erik Davis dari Fandango. Menurutnya film karya Steven Spielberg ini merupakan film yang sudah lama tidak dilihat oleh penonton. Dan dia pun merasa terhibur selama film tersebut diputar. “ #ReadyPlayerOne adalah karya klasik dari seorang Steven Spielberg. Film ini selain memiliki referensi, efek-efek yang luar biasa, dan soundtrack keren 80an juga memilik pesona, menyentuh, humor, dan penampilan fantastis Alan Silvestre. Saya menyukainya ! dan juga pada pengunjung #SXSW. Bersiaplah !

Terakhir adalah komentar dari Alicia Malone dari FilmStruck yang memberikan sedikit kritikan terhadapa film ini.  Dia mengatakan bahwa sebelum menonton film ini ada baiknya untuk membaca novel karya Ernest Cline terlebih dahulu. Namun, untuk keseluruhannya dia memberikan nilai yang positif. “READY PLAYER ONE: para pengunjung #SXSW benar-benar menyukainya ! referensi kultur pop sangatlah menyenangkan, terlalu Geeky untuk melihat semuanya bersama di layar lebar. Aku hanya ingin lebih real dan lebih banyak cerita mengenai para karakter. Aku merekomendasikan untuk membaca bukunya terlebih dahulu.”