[MOVIE REVIEW] Jack Reacher : Never Go Back, Aksi Santai Dari Sang Sutradara

55

Kembalinya Tom Cruise, kedalam film Jack Reacher tentunya memikat kembali hati para penggemar setianya. Setelah sempat absen 4 tahun dari seri pertamanya yang berjudul Jack Reacher, Akhirnya sequel Jack Reacher : Never Go Back dirilis pada 19 oktober 2016. Jack Reacher merupakan salah satu karakter yang diambil dari serial novel berjudul sama yang ditulis oleh tangan dingin Lee Child. Masih bercerita tentang sosok Jack, seorang mantan tentara perwira yang mencium adanya kejanggalan dalam penangkapan Major Susan Turner (Cobie Smulders) oleh polisi militer tanpa alasan yang jelas. Jack akhirnya berusaha mencari tahu, dan berusaha membuktikan konspirasi apa yang sedang terjadi itu.

Dari awal, film kedua dari seri Jack Reacher ini sangat mudah ditebak. Pasalnya premis film ini masih menampilkan cerita yang sama dari sebelumnya, yaitu sosok Reacher hadir sebagai pembela bagi orang-orang yang dituduh melakukan kejahatan.

Cerita yang dihadirkan di film ini sangat santai dan mudah dipahami, tidak seperti film sebelumnya yang mengajak anda untuk ikut berfikir dan menebak siapa dalang dibalik semua konspirasi yang terjadi. Bahkan saking santainya, diawal hingga pertengahan film dirasa membosankan. hal itu terjadi karena dialog antar pemain dirasa yang kurang rapih dan lambat. tidak banyak adegan kejar kejaran ataupun pertarungan yang ditampilkan film ini. ketika munculpun pertarungan yang ditampilkan tidak terlalu intens seperti film laga lainnya.

Namun acungan jempol layak diberikan pada Tom Cruise. Peran Jack Reacher nampaknya sudah melekat dalam karakter dirinya. Bahkan diusianya yang tidak muda lagi, Tom Cruise masih terlihat tampil enerjik. Sementara sosok Susan Turner yang dibintangi Cobie Smulders tampak belum bisa menunjukan kharismanya sebagai seorang polisi militer. Chemistry diantara keduanyapun belum bisa dibangun dengan baik.

Angka 2 dari 5 layak diberikan pada film ini. Secara keseluruhan, film ini belum bisa menyamai film aksi lainnya atau bahkan Jack Reacher seri sebelumnya. Edward Zwick sebagai sutradara dirasa kurang ‘bergairah’ dalam menyutradarai film ini. tidak ada adegan yang memorable, dialog yang kurang rapih, kurangnya chemistry antar pemain, musik yang gagal menghadirkan ketegangan, dinilai menjadi faktor faktor penyebab dari gagalnya film ini. bagi anda yang mengharapkan sebuah aksi pertarungan yang sengit, film ini kurang cocok untuk anda. Sementara bagi anda yang menginginkan film aksi untuk tontonan keluarga, film ini layak untuk disaksikan.

Restu Prawira
Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.