Jerome yang mungkin menjadi vilain terfavorit dalam serial Gotham sepertinya tetap tidak akan bermain full time dalam season selanjutnya. Bruce Wayne yang masih terlalu muda untuk menjadi seorang Batman bisa dibilang merupakan salah satu faktor yang muncul, Namun tetap saja Gotham selalu menghadirkan para vilain ikonik dalam Batman sebagai salah satu daya tarik bagi para penontonnya. Seperti evolusi yang terjadi pada Edward Nygma dan Oswald Cobblepot menjadi The Ridler dan Pinguin kadang memunculkan pro dan kontra, terutama ketika melihat Jim Gordon menyelesaikan suatu kasus, terkadang menjadi sangat membosankan.

Mungkin salah satu alasan kenapa saat ini Jerome masih sangat diminati karena para fans masih belum yakin 100% apakah dia akan ber evolusi menjadi musuh utama Batman, The Joker sang badut pangeran kejahatan yang kemungkinan jarang sekali mati , atau hanya menjadi seorang Jerome Velaska sang psikopat. Cameron Monaghan yang sangat-sangat baik memerankan karakter Jerome sampai saat ini memang menunjukan sifat seorang psikopat yang sangat anarki ,itu terjadi karena masa lalu nya yang kelam, karakter Jerome pun diceritakan sebagai seseorang yang pernah mati dan kembali hidup karena experimen aneh yang dilakukan oleh Dr. Hugo Strange.

Sementara staff kreatif Gotham tetap cerdik memanfaatkan keadaan dengan selalu menghadirkan Jerome dalam setiap season nya, terlepas dari apakah dia akan menjadi Joker atau tidak, kehardiran Jerome memang menjadi daya tarik sendiri bagi setiap penggemar serial Gotham. Namun tidak seperti vilain lain dalam serial Gotham yang selalu ada dalam setiap episode nya, Jeroma hanya muncul beberapa episode pada setiap season nya, ini memunculkan pertanyaan, apakah dia akan menjadi vilain tetap dalam Gotham atau tidak? Menurut Drew Powel salah satu bintang Gotham melalui CinemaBlend mengatakan itu sepertinya menjadi hal yang tidak mungkin.

“Saya merasa Jerome adalah seorang solo performer. Dia bukan orang yang bisa bekerjasama dengan siapa pun. Pada awalnya dia memiliki Maniax, tapi menurut saya dia ber evolusi menjadi seorang psikopat / sosiopat yang unik. Jadi saya tidak melihat ada kemungkinan kerja sama dengan Jerome.

Itu adalah bagian dari kesepakatan yang menarik dengan nya; Bagaimana mereka memiliki bagian Jerome di tengah season. Dan bagian dari itu adalah aktor tersebut memiliki pekerjaan lain [di Shameless], dan bagian lainnya adalah pendalaman karakter yang sangat kuat. 22 episode itu sangat banyak bagi serial TV, Anda tidak bisa menggunakannya sepanjang waktu atau orang akan jenuh. Jadi ya, kupikir saat Jerome datang, semuanya tentang Jerome. “

Powell tentu saja tahu bagaimana rasanya menjadi seorang vilain dalam Gotham, karena telah memerankan karakter Butch Gilzean sejak season pertama, dan telah menjadi tangan kanan hampir semua vilain utama dalam series ini , hingga akhirnya pada season 3 sepertinya menjadi akhir bagi dirinya, terungkaplah bahwa nama asli dari Butch merupakan Cyrus Gold, alias Solomon Grundy. Dengan demikian Jerome sepertinya bukan satu – satunya vilain yang terbebas dari “kematian” terlepas dari apa yang akan terjadi pada season 4 mendatang.

Dengan pernyataan yang dibuat oleh Powell memang masuk akal dan sama sekali tidak mengherankan jika penulis dan produser Gotham tidak memberikan porsi berlebih bagi seorang Jerome, karena ketika dia muncul Jerome seperti menjadi magnet bagi para penggemar Gotham, namun misteri apakah dia akan ber evolusi menjadi The Joker atau tidak memang sepertinya masih belum bisa kita temukan, para fans mungkin memang mengharapkan ada sebuah series reguler yang khusus menceritakan tentang karakter Jerome.

Well sepertinya kita memang masih digiring untuk bisa tetap setia pada kelanjutan series Gotham , bener ga Geeks!