King Arthur Legend of The Sword siap menjadi salah satu film yang wajib di tonton untuk geeks yang menyukai film action adventure dan para pencinta genre colossal. Film ini di rilis pada hari jumat kemarin, dan pastinya secara statis perkembangan untuk film ini masih terus meningkat tajam ke atas, meskipun harus bersaing dengan Marvel yang mengeluarkan Guardian of the Galaxy Vol.2. Terasa berat memang untuk berada di posisi pertama untuk akhir pekan ini, namun Warner Bros tetap berharap bagi mereka yang menyukai cerita legenda tetap menyaksikan film ini.

Namun peluang tersebut tampaknya semakin kecil setelah King Arthur justru mendapatkan respon yang buruk saat di review oleh para kritikus, tentunya hal ini menjadi hal yang merugikan untuk prospek komersialnya.

Menurut Variety, King Arthur di proyeksikan hanya akan mendapat $18 juta pada 3 hari pertamanya rilis, ini semua tentu bukan yang di harapkan oleh WB. Bukan tanpa alasan WB tidak mengharapkan itu, tapi film ini telah mengeluarkan biaya mencapai $175 juta (belum termasuk biaya pemasaran) pada tahap produksi. Berarti film ini harus bisa mencapai $350 juta di seluruh dunia untuk menutupi biaya produksi dan harga diri studio, di Amerika sendiri sepertinya film King Arthur gagal memulai pembukaan dengan baik.

Salah satu alasan mengapa ini merupakan bencana bagi studio karena akan ada pesaing baru di minggu depan, yaitu Pirates of the Caribbean yang jika menilik popularitasnya akan benar benar menjadi pesaing yang sangat berat bagi King Arthur. Jika penjualan dalam minggu ini masih rendah kemungkinan WB harus menghitung kerugian mereka untuk film yang satu ini dan mungkin studio hanya bisa berharap pada debut Wonder Woman yang akan tayang bulan depan bisa mengganti kerugian yang di dapat. Sayang sekali ya geeks padahal dari segi promosi film ini benar-benar tampak menjanjikan.