Semakin berkembangnya dunia digital, maka arus informasi pun semakin sulit untuk dibendung. Situs-situs berita semakin marak dan beragam informasi bermunculan di setiap waktu. Caping pun hadir untuk membantu masyarakat Indonesa agar lebih efisien dalam mencari, menemukan, dan membaca informasi dibutuhkan oleh pembaca berita.

CEO Caping, Edmond Nathan, mengatakan Caping mempunyai beberapa keunggulan dibanding aplikasi baca berita lainnya. Di sini, pengguna dapat mengatur kategori berita menurut kegemaran dan kebutuhan mereka. Maka, hanya kategori berita yang mereka pilih saja yang akan muncul di newsfeed. Cukup dengan membuka aplikasi Caping, maka pengguna sudah dapat update informasi dan isu-isu yang sedang hangat.

Selain menampilkan berita agregasi dari portal-portal berita ternama, Caping juga tidak main-main dalam mengkurasi topik serta berita yang berguna untuk para pengguna. Proses login yang mudah serta desain aplikasi yang simple tentu memudahkan pengguna untuk membaca dan ikut berinteraksi dengan pengguna lain di Caping.

Selain itu, aplikasi yang telah diunduh oleh 1 juta pengguna yang didominasi anak muda ini juga dilengkapi dengan forum diskusi, yang memungkinkan para anggotanya untuk dapat saling bertukar informasi, bertemu, dan berkenalan dengan teman baru. Aktivitas membaca pun tidak lagi satu arah.

Visi dan misi dari aplikasi yang mulai eksis pada Agustus 2015 ini adalah menjadi aplikasi baca berita dan sarana pertukaran informasi yang dapat meningkatkan efisiensi pengguna serta menjadi platform berita terlengkap yang juga dapat mewadahi kreativitas dan obsesi penggunanya. Sesuai tagline-nya bukan sekadar berita.