The Raid mungkin adalah Indonesia yang film paling sukses dan paling dikenal seluruh dunia, keberhasilan Gareth Evans sebagai sutradara dan para aktornya yang menampilkan aksi dalam intensitas tinggi membuat The Raid menjadi inspirasi untuk para sineas lainnya. Bahkan beberapa sineas film blockbuster hollywood terang-terangan mengadopsi beberapa elemen aksi dalam filmnya, seperti Joe Russo yang mengadopsi gaya pertarungan The Raid dalam Captain America : Civil War dan Netflix dengan Daredevil yang melakukan gaya pertarungan yang sama di dalam lorong.

Keberhasilan tersebut membuat Sony Pictures tertarik untuk membuat versi hollywood dari The Raid. Remake tersebut akan digarap oleh Joe Carnahan ( The Grey, The A Team ) dan akan dibintangi oleh Frank Grillo ( Captain America : Civil War, The Purge ). Namun para fans baik dari Indonesia dan luar negeri cukup penasaran seperti apa The Raid versi mereka, apakah akan benar-benar mirip seperti The Raid versi Iko Uwais?

Dalam interviewnya bersamaa Collider, Carnahan mengungkap bahwa dirinya dan Frank Grillo tertarik dengan ide “special force operation guys” yang meski mendapatkan cedera seperti apapun tetap melakukan operasinya sampai selesai, ia mengibaratkan sang tokoh utama akan seperti monster yang tidak pernah merasa sakit, lalu ia menambahkan kutipan dibawah ini :

“ ada tingkat kebrutalan dan kekerasan, jika sepanjang film ini dibuat seperti adegan pertarungan pisau antara Adam Goldberg ( sebagai Private Mellish ) dan Jerman dalam Saving Private Ryan, maka kami telah melakukan apa yang harus kami lakukan, sesuatu yang rumit dan melelahkan.”

Jika dilihat dari apa yang Carnahan katakan, ada kemungkinan style The Raid akan mengadopsi elemen seperti John Wick, seorang pria yang tidak terkalahkan namun dengan gaya pertarungan modern tanpa martial arts yang berlebihan. Carnahan dan Grillo juga sepakat bahwa mereka akan melakukan syuting di Caracas, ia mengucapkan bahwa Caracas dipilih agar mengikuti aspek dari film aslinya, dan terdapat beberapa spot yang terlihat seperti “safe house for bad guys” di Caracas.

Dari apa yang Carnahan ungkapkan, rasanya gambaran tentang film ini akan cukup bad-ass seperti versi aslinya. Gareth Evans juga masih akan terlibat dalam film ini sebagai produser, namun untuk para aktor seperti Iko Uwais, Yayan Ruhian Dll, masih belum diketahui keterlibatannya, hanya rumor mengatakan bahwa mereka akan menjadi koreografer untuk adegan-adegan aksi dalam film ini.

Berlangganan berita terbaru seputar film setiap harinya melalui LINE official account Greenscene.co.id, klik disini untuk bergabung > @greenscene.co.id.