5 Cinematic Universe Yang Dianggap Gagal

Cinematic Universe menjadi sebuah bagian tidak terpisahkan dalam industri perfilman. Membangun sebuah pondasi cerita yang menarik dan berkesinambungan dengan cerita selanjutnya sehingga membuat semesta film itu sendiri. Salah satu contoh Cinematic Universe yang berhasil adalah Marvel Cinamatic Universe. Marvel membangun pondasi film dengan rapih serta aksi yang menggiurkan mata dan diakhiri dengan berkumpulnya seluruh superhero dalam satu film (Avengers). Selain Marvel yang sukses dengan film superheronya, ada juga The Conjuring dengan film horor yang membuat jantung terus berdegup ditambah ketegangan yang mencekam, sehingga The Conjuring berhasil membuat sebuah Cinematic Universe yang menarik.

Namun ada masa dimana Cinematic Universe tidak berhasil dinikmati penonton. Dengan alur yang berantakan, karakter kaku dan cerita tidak jelas membuatnya terjatuh pada lubang kegagalan. Dengan budget yang gila-gilaan, namun tidak berhasil diekskusi dengan baik, hanya menghasilkan film dengan efek hebat tapi hanya menimbulkan kebosanan. Lantas apa saja Cinematic universe yang gagal? Simak selengkapnya dibawah ini ya Geeks!

 


21 Jump Street


Mungkin kamu akan terkejut melihat nama 21 Jump Street dalam list ini. 21 Jump Street merupakan film polisi lucu dengan lelucon yang menghibur berserta aksi seru ditambah performa maksimal dari Channing Tatum dan Jonah Hill, membuat 21 Jump Street adalah sebuah film dengan ide yang brilian. 21 Jump Street ditetapkan sebagai Cinematic Universe sendiri setelah Pihak Sony sempat memiliki ide untuk menggabungkan 21 Jump Street dengan MiB yang nanti berjudul MiB 23 sebagai kelanjutan dari kedua film tersebut.

Sebuah penggabungan antara aksi polisi lucu dengan operasi ruang intergalaksi mungkin akan menghasilkan sebuah film yang seru, terutama dengan keberhasilan kedua film tersebut. Namun film tersebut gagal diproduksi dan diganti oleh dua film lain yaitu Men in Black crossover dan 21 Jump Street versi perempuan. Sayangnya, kedua nama tersebut berangsur menghilang dari peredaran. Sehingga Cinematic Universe ini gagal untuk ditayangkan.


The Dark Tower


Sebuah film yang diadaptasi dari novel yang berjudul sama yang ditulis oleh Stephen King. Stephen King sendiri adalah seorang penulis novel yang hebat, beberapa buku garapannya sangat sudah sangat mendunia diantara seperti Shawshank Redemption, Green Mile atau The Shining. Disamping itu, film IT adalah film yang diangkat dari Novel Stephen King dan film itu sendiri berhasil merajai Box Office.

Namun berbeda dengan The Dark Tower yang dibintangi oleh Idris Elba dan Matthew McConaughey. Sebuah film yang mengalami kegagalan di Box Office dikarenakan genre film yang tidak bisa ditentukan, proses penggarapan yang memakan waktu 10 tahun, cerita yang tidak menarik dan alur cepat serta plot kurang detail membuat mereka yang sudah pernah memaca novelnya akan merasa kecewa.


King Artur


King Artur : Legend of the Sword memiliki sekuel, spin off dan cerita asal mula yang beberapa kali difilimkan di bioskop walau dengan alur yang berbeda. King Artur : Legend of the Sword diadopsi dari cerita rakyat inggris yang mengisahkan tentang seseorang yang dapat mengeluarkan pedang ‘Excalibur’ yang tertancap disebuah batu.

Dengan budget $ 175 Juta, film ini gagal merajai tangga Box Office. Sebuah ekspektasi besar terhadap cameo dari seorang David Beckham agar berhasil mendongkrak kualitas film, namun sayang perannya dalam film ini dikritik habis habisan. Kemudian proses produksi yang berlangsung lama dengan beberapa kali perubahan membuat alur cerita tidak matang sehingga kualitas film menurun dan minat penonton pun berangsur menghilang.





The Amazing Spiderman – Verse


Spider-Man benar-benar menjalani sebuah debut cinematic yang apik. Dimulai dengan era Tobey Maguire, dilanjut Andrew Garfield dan terakhir Tom Holland yang diceritakan telah digigit laba laba radioaktif sehingga memiliki kemampuan seperti laba-laba. Karena proses hukum Cinematic Universe Spider-Man dibawah naungan Sam Raimi harus berakhir, Spider-Man dilanjutkan dengan Cinematic Universe yang baru yaitu The Amazing Spiderman, sebuah universe yang telah merilis dua film dan semuanya dibintangi oleh Andrew Garfield sebagai Peter Parker.

Dikarenakan Sony membiarkan Marvel untuk menggunakan karakter mereka lagi, membuat Spider-Man garapan Sony menjadi tak terurus dan kehilangan dunianya. Selain itu Garfield tidak menunjukan sifat nerd dari seorang Peter Parker ditambah dia sudah tidak memliki tempat lagi di cerita utama Spiderman karena telah diambil oleh Marvel, membuat pekerjaan Sony menjadi sia-sia dalam pembuatan Cinematic Universe ini.


Dark Universe


Membuat sebuah Cinematic Universe dengan menciptakan monster klasik dan menyempurnakan kisah mereka dengan suasana kontemporer adalah ambisi dari Dark Universe dan diharapkan menghasilkan Cinamatic Universe yang hebat. Namun sayang ekspetasi mereka tidak sesuai realita, karena Line up pertama adalah film The Mummy. Sebuah film yang di reboot secara klasik serta dipenuhi berbagai macam konten dibalut karakter yang dicampur secara klise dan biasa-biasa saja, sehingga tidak mengherankan bahwa Universe ini gagal di pasaran. Apalagi Universe ini benar benar meninggalkan rencana awal dan mengambil rencana tergantung reaksi penonton pada film pertama pertama .




Nama seperti Johnny Depp sebagai the Invisible Man dan Javier Bardem sebagai Frankenstein yang dibuat sekitar dua minggu sebelum rilis, tiba tiba menghilang dari peredaran. The Dark Universe telah mati dan merupakan salah satu kesalahan dari Tom Cruise.

Nah itulah Geeks! Cinematic Universe yang dianggap gagal. Baik oleh penonton maupun kritikus dikarenakan alur yang berantakan, karakter yang kurang tepat maupun waktu produksi yang terlalu lama.

 

More For Every Geeks:

Created By :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *