Para Villain Yang Layak Muncul Dalam Solo Movie Venom

Saat pertama kali diumumkan, solo-movie Venom dengan cepat menimbulkan ‘hype’ yang luar biasa, apalagi dengan terlibatnya aktor Tom Hardy yang akan memulai debutnya sebagai karakter antihero Marvel fenomenal ini . Belum lama ini, trailer perdana Venom telah dirilis yang selama berbulan-bulan sangat dinantikan oleh para penggemarnya. Namun, dalam trailer perdananya tersebut belum memamerkan penampilan Tom Hardy dengan kostum Venom-nya maupun sosok villain yang akan dihadapinya dalam solo-movienya tahun ini.

Sebelumnya banyak beredar kabar jika Carnage akan menjadi villain utama dalam film solo Venom, mengingat aktor Riz Ahmed disebut-sebut yang akan memerankan karakter villain tersebut, namun belum dipastikan kehadirannya dalam film pertama Venom nanti. Selain Carnage, ada beberapa karakter villain Venom yang layak untuk muncul dalam solo-movie nya. Siapa saja karakter tersebut? Langsung saja simak pembahasan di bawah ini Geeks.


She Venom


Ann Weying adalah seorang pengacara sukses, yang merupakan mantan istri dari Eddie Brock. Ketika Eddie menculik Richard dan Mary Parker untuk menjebak Spider-Man, Ann mengungkapkan sejarah Eddie Brock kepada Spider-Man bagaimana dia berjuang untuk mendapat persetujuan ayahnya dan kekacauan hidupnya setelah kehilangan pekerjaannya sebagai seorang reporter. Bertahun-tahun kemudian, ketika Sin-Eater menembak Ann, Eddie untuk sementara memisahkan dirinya dari symbiote dan mengikat Ann untuk menyembuhkannya, hasilnya membuat Ann menjadi She Venom yang brutal dan menjadi pembunuh kejam.

Film solo Venom bisa saja memiliki konflik yang sangat personal dalam alur ceritanya, ada banyak potensi untuk Venom bisa beraksi bersama She-Venom. Brock tidak hanya akan mencintai Ann, tapi penciptaan She Venom sebagai pembunuh itu akan menjadi kesalahan penuh dari Eddie Brock, dengan menyebabkan akhir pertempuran yang sangat emosional diantara keduanya.


Spider Woman


Jessica Miriam Drew merupakan anak dari Jonathan dan Mariam Drew, dua ilmuwan yang mendedikasikan hidupnya untuk memanfaatkan kemampuan adaptif dari spiders dengan menggabungkan unsur DNA mereka ke dalam gen manusia. Sebelum kelahiran Jessica, pasangan tersebut pindah ke Wundagore Mountain untuk melakukan sebuah penelitian yang didanai oleh HYDRA, di bawah naungan General Wyndham. Saat mengerjakan eksperimen tersebut, ibu Jessica terkena sinar laser yang berisi DNA dari beberapa spesies laba-laba. Lantas, Jessica yang masih berada dalam kandungan terkena dampaknya dan memberinya kekuatan spiders. Setelah kedua orang tua Jessica menghilang secara misterius, Jessica dibesarkan di Wundagore Mountain oleh seorang wanita bernama Bova. Jessica kemudian direkrut oleh HYDRA dengan alasan palsu HYDRA, sebagai kekuatan untuk kebaikan dunia. Di sana dia dilatih oleh Taskmaster dalam hal seni bela diri dan penggunaan kekuatannya secara efektif untuk menjadi pembunuh yang mematikan.

Meskipun Venom dan Jessica Drew a.k.a Spider Woman sebenarnya tidak memiliki banyak kisah dalam buku komik. Namun, jika gagasan ini diambil, Jessica Drew akan menjadi lawan Venom yang berat. Ini juga bisa membuka peluang untuk Spider-Woman yang bisa memiliki banyak potensi, untuk mendapatkan solo-movie nya. Jika hak karakter Jessica Drew dipegang oleh Marvel dan bukan Sony, maka ada kemungkinan juga Spider-Woman kedua hadir, yaitu Julia Carpenter yang kostum hitamnya benar-benar mengilhami tampilan symbiote dalam cerita komik.


The Life Foundation


Bagaimana jika dunia berakhir? Itulah kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh The Life Foundation. Mereka percaya bahwa berakhirnya Cold War ini, akan membawa bencana nuklir yang menyebabkan penghancuran peradaban modern yang sangat fatal. Untuk itu, The Life Foundation telah membangun tempat penampungan yang besar dan menyediakan tempat bagi para klien kaya mereka untuk tinggal dengan nyaman dan aman.

Apa hubungannya dengan Venom? Nah, dalam komik, diketahui bahwa symbiotes pejuang tidak terlalu senang dengan rencana yang dibuat The Life Foundation dan mulai mencampuri aktivitas mereka. Sebagai tanggapan, Life Foundation meng-ekstrak beberapa symbiotesnya dan menggunakannya untuk menciptakan lima symbiote lagi, yang kemudian mengambil beberapa sukarelawan untuk dijasikan host dari symbiote yang telah diciptakan. Kelima symbiotes ini diantaranya Scream, Agony, Phage, Lasher dan Riot – umumnya dikenal secara kolektif sebagai symbiotes Life Foundation dan mereka melakukan perlawanan kembali terhadap Venom. Sebelumnya Life Foundation pernah disebut-sebut akan menjadi villain dalam solo-movie Venom, namun belum ada informasi jelas mengenai hal tersebut. Jika memang benar, tentunya ini akan sangat menarik untuk Venom, melawan lima symbiotes sekaligus dengan kekuatan yang tidak kalah luar biasa.


Jack O’Lantern


Memiliki nama asli Daniel Cormac, anak dari seorang petani miskin yang dibesarkan di Irlandia. Cormac berteman dengan orang-orang yang beruntung bahkan peri. Maeve, Ratu peri memberinya lentera berkekuatan magis sebagai tanda persahabatannya. Dengan menggunakan lentera tersebut, Cormac mengambil identitas sebagi Jack O’Lantern dan menjadi superhero Irlandia, yang akhirnya bergabung dengan kelompok Global Guardians. Sama halnya dengan Spider Woman, Jack O’Lantern pun tidak memiliki banyak hubungan dengan Venom. Namun, mengingat Jack O’Lantern adalah musuh utama pada era Flash Thompson Agent Venom, yang berarti dia mempunyai kesempatan untuk hadir dalam live-action movie Venom.

Jack O’Lantern adalah pembunuh dengan tema Halloween yang menyeramkan dengan menggunakan senjata berteknologi tinggi dan dapat terbang menggunakan sapu roket, layaknya seperti Harry Potter ya Geeks. Dia memiliki gangguan jiwa sejak usia dini, dia adalah salah satu dari anak-anak yang gemar menyiksa binatang, kemudian membunuh orang tuanya sendiri. Pada dasarnya, dia dan Carnage memiliki banyak kesamaan dan lebih suka mendapatkan uang untuk menjadi pembunuh bayaran.


Ultimate Ben Reilly


Kali ini kita tidak membicarakan Ben Reilly, yang lebih dikenal sebagai Scarlet Spider. Ben Reilly ini adalah karakter yang terdapat di Ultimate Spider-Man, seorang asisten lab muda yang bekerja dengan Doctor Curt Connors. Di Universe, symbiote Venom bukanlah alien, melainkan bentuk buatan yang dirancang sebagai obat untuk kanker.

Setelah kejadian Venom, Ben Reilly menyelinap masuk ke dalam sample symbiote tersebut, yang di mana dia dan Connors kemudian bekerja sama untuk menciptakan organisme baru dan dengan hal tersebut Ben sangat bangga karena Connors menyebutnya “little Ben”. Sayangnya, dia menjadi binatang mengerikan yang keluar dari lab yaitu Carnage.


Symbiote Venom


Venom adalah villain, Symbiote-nya adalah sebuah organisme yang bisa merusak, parasit, dan selalu merasa lapar akan suatu hal yang berbau kekerasan, sehingga membuat host-nya menjadi gila dan kemudian berpindah ke orang berikutnya jika host yang saat ini ditempatinya terbukti tidak menyatu dengan organisme tersebut. Jadi, jika ada villain sejati dalam film Venom, mungkin seharunya Venom itu sendiri.

Hubungan antara Brock dan symbiote-nya ini pastinya bisa menjadi kunci untuk narasi film solo Venom, ini juga terlihat sama dengan dinamika yang dimiliki antara Hulk dan Bruce Banner. Eddie Brock dan symbiote-nya saling terikat satu sama lain, namun keduanya sangat berpengaruh satu sama lain juga. Permasalahannya, bisa berasal dari fakta bahwa symbiote-nya tidak akan pernah bisa mencintai Brock, sama seperti mencintai Peter Parker; ada saat-saat di mana itu benar-benar meninggalkan Brock dalam upaya untuk memberontak terhadap Peter, yang pada gilirannya membuat Brock membencinya bahkan lebih.

_

Itulah beberapa karakter yang mungkin bisa menjadi musuh dan muncul dalam solo-movie Venom. Menurut kalian mana yang berpotensi muncul di solo-movie Venom? Share komentar kalian di bawah ini ya Geeks.

More For Every Geeks:

Created By :
Via Febyanti

Via is a reader, a writer, and a music playlist consultant for Greenscene.co.id, she is our little sister.

Tinggalkan Balasan