5 Cerita Komik Paling Kontroversial Di Tahun 2017

Sama halnya dengan industri hiburan baik film, musik dan yang lainnya, komik juga tidak terlepas dari berbagai kontroversi. Terkadang kontroversi tersebut bermuaradari cerita, entah itu tentang pelecehan seksual, kejahatan dan cerita lainnya membuat para penggemar buku komik terdiam sejenak dan kaget tentunya.

Nah, sepanjang tahun 2017 lalu, ada berbagai kisah kontroversial dari berbagai komik, dan berikut ini adalah 5 kisah yang paling membuat para penggemar komik heboh, langsung aja kita simak pembahasannya dibawah ini :


G.I. Joe


Buku komik G.I. Joe #7 yang diterbitkan oleh IDW Publishing ini memperlihatkan variant cover yang menampilkan karya Ed Luce dengan karakter Wuvable Oaf, termasuk karakter Dreadnoks yang digambarkan sedang bertengkar. Cover art yang bertema homoerotic ini merupakan sesuatu yang bagus untuk dilihat secara maskulin tradisional dan lucu untuk properti yang memiliki sedikit kesan aneh, berbeda dengan konsep yang sebelumnya.

Cerita G.I. Joe ditulis oleh Aubrey Sitterson dengan terbitan pertama pada 18 Juli 2017. Tampilan dari cover komiknya terlihat menyenangkan dan berbeda, namun menimbulkan kegemparan diantara segment tertentu dan G.I. Joe fandom bahkan menambahkan beberapa kritik kepada sang penulis.


DC New Age Of Heroes


Ketika DC pertama kali mengumumkan comic New Age of Heroes akan segera diterbitkan, dengan Master Class of artist mereka pada awalnya dalam ‘class’ yang terlibat semuanya adalah pria. Penerbit menganggap bahwa top-tier A-list talent di buku mereka, itu adalah gagasan yang mencolok bahwa pilihan tersebut telah dalam unsur keanekaragaman yang cukup jelas. Menuju pengumuman New Age of Heroes yang semakin berkembang, dan terutama setelah gelombang kedua diumumkan, diketahui tetap tidak ada wanita yang terlibat dalam proyek ini. Dan mungkin jika Gail Simone dan Amanda Conner bisa menjadi bagian dari proyek tersebut, akan lebih terdengar menyenangkan bukan. Semoga, DC akan membuat lebih banyak pengumuman di bulan-bulan yang akan datang. Mungkin mencakup beberapa comics artist maupun creator wanita, tapi untuk saat ini mereka lebih memilih para pria untuk terlibat dalam proyek comic ini ya Geeks.


Marvel’s Legacy Variants


Sebagai bagian dari penyegaran setelah berakhirnya event Secret Empire yang kontroversial. Kemudian, Marvel meluncurkan Marvel Legacy. Namun, sampul buku komik ini menimbulkan kegemparan dengan para retailers (pengecer) buku komik. Variant yang diangkat sebagai teknik pemasaran, sering mengandalkan pengecer yang memesan sejumlah issue pada komik dengan variant cover tertentu yang sedang dicari oleh para penggemar. Namun, yang menjadi point di sini adalah Marvel meminta pengecer memesan lebih dari 100% (atau bahkan 200%) tambahan dari pesanan reguler mereka untuk mendapatkan penutup lenticular.

Pastinya, banyak pengecer mulai menyuarakan keprihatinan mereka, dan beberapa bahkan menolak memberi saham penutup lenticular sebagai protesnya. Tentu saja, ini jelas bukan jenis pembicaraan yang ingin disimak oleh pihak Marvel seputar penyegaran mereka, setelah setahun mengalami masalah gambar dan masalah PR untuk penerbit.


 Doomsday Clock


Kalian mungkin akan berpikir bahwa ini adalah sebuah kontroversi besar. Sudah jelas bahwa Doomsday Clock adalah salah satu proyek komik yang paling banyak dibicarakan sepanjang tahun, dan sebagian besar dari pembicaraan tersebut positif. Bahkan penggemar yang peduli pada ide mngenai sekuel komik Watchmen klasik, berakhir pada diskusi tentang apakah ‘kebutuhan’ untuk sekuel Watchmen nantinya.

Namun, salah satu unsur publikasi komik sangat meresahkan. Kenyataannya bahwa ini adalah contoh lain dari DC yang menggunakan konsep Watchmen dan karakter-karakternya melawan keinginan sang pencipta yang asli. Tanpa membahas secara terperinci, karya Alan Moore dan Dave Gibbons di Watchmen pada awalnya menyetujui sebuah kontrak yang akan mengembalikan hak karakter kembali kepada pencipta sekitar setahun setelah mencetak judul komik terakhir. Masalahnya, adalah bahwa DC tidak pernah menyelesaikan pencetakan komik Watchmen tersebut.

Moore selalu menentang penggunaan karakter yang terus berlanjut, dan sementara Gibbons telah lebih terbuka di masa lalu, ia hanya mengetahui tentang rencana Doomsday Clock di NYCC, melalui situs berita komik. Pada akhirnya, Doomsday Clock berdiri sebagai contoh hak pencipta atau keinginan yang diabaikan, dan ini adalah sejarah gelap tentang proyek yang bisa menjadi proyek besar.


Divided States Of Hysteria


Diciptakan oleh Howard Chaykin, buku komik berjudul Divided States of Hysteria ini diterbitkan oleh Image Comics pada 7 Juni 2017 dan sangat menggemparkan para penggemar komik. Dalam komik karakternya diceritakan mengalami kekerasan seksual yang ekstrem, sesuatu yang menurut Chaykin layak masuk ke dalam karyanya. Image Comics melihat banyak reaksi secara online yang mereka terima, bahwa konten seperti itu telah masuk dalam salah satu Pride Month variant mereka. Banyak yang mengambil isu dengan kenyataan bahwa media representasi trans yang merusak ini memiliki keberanian untuk dibawa dalam sampul yang dimaksudkan untuk menunjukkan komitmen Image Comics terhadap hak dan sejarah LGBTQ.

Namun, Image comics  menyatakan bahwa mereka tidak percaya pada penyensoran. Beberapa minggu kemudian, Chaykin dan komiknya menjadi topik pembicaraan hangat, karena memperlihatkan sampul komik untuk edisi ketiga seri ini, yang menampilkan seorang pria yang dikebiri dan digantung di jalanan. Kali ini, reaksi balasannya lebih keras dari sebelumnya, dan akhirnya melihat Image Comics menyatakan permintaan maaf ‘bersama’ Chaykin dan membuat keputusan untuk mengganti sampulnya.

Namun, dalam sebuah wawancara dengan sebuah situs beberapa hari kemudian, Chaykin mengungkapkan bahwa ia bukan bagian dari permintaan maaf ini, dan sebenarnya ia tidak merasa meminta maaf sama sekali, dan menyarankan agar para kritikus, penggemar, dan sesama pembuat konten berbicara dengan lantang, itu akhirnya menyinggung sekelompok orang.

_

Itulah 5 moment kontroversial yang terdapat dalam kisah komik. Jika kalian mempunyai saran dan ulasan lain yang ingin dibahas, bisa request langsung dengan mengisi melalui kolom komentar di bawah ini ya Geeks.

More For Every Geeks:

Created By :

Via is a reader, a writer, and a music playlist consultant for Greenscene.co.id, she is our little sister.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *