10 Karakter Film Dengan ‘CGI’ Terbaik Dan Terburuk!

Created By :
Via is reader, writer, and music playlist consultant for Greenscene.co.id, she is our little sister.

Dunia perfilman Hollywood telah mengalami perkembangan yang signifikan dari masa ke masa dengan menampilkan deretan film dari berbagai genre yang dipadukan dengan teknologi komputerisasi yang canggih. Mungkin di zaman dahulu Geeks hanya dapat menikmati film hitam putih saja, namun saat ini kalian disuguhkan dengan visual yang terlihat sangat nyata bahkan terlihat lebih indah dari kenyataan yang sebenarnya.

Itu semua berkat teknologi CGI (Computer-Generated Imagery) yang mampu menciptakan berbagai efek digital dalam film seperti 3D, warna, bentuk objek untuk menambah dramatis sebuah adegan dalam film sesuai dengan skenario, maupun cerita fiksi adaptasi novel. Geeks, berikut simak beberapa karakter sukses dan gagal yang menggunakan kostum CGI. Yuk langsung saja Geeks, penjelasannya dibawah ini.


Dain Ironfoot (The Hobbit) – ( BAD )

Setelah sukses dengan dua film pendahulunya, Peter Jackson kembali ke Middle-earth sebagai sutradara sekaligus penulis naskah untuk film trilogi-nya yaitu The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014). Film sebagai kisah penutup dari cerita petualangan para kurcaci ini, banyak mendapat kritikan yang tidak mengenakan dari para penggemar maupaun kritikus film, meskipun berhasil meraih $965 juta Box Office diseluruh dunia. Hal tersebut dikarenakan Peter Jackson dinilai terlalu bergantung pada penggunaan teknologi CGI untuk setiap karakternya, salah satu yang menjadi kekecewaan adalah karena Jackson membuat karakter Dain Ironfoot yang diperankan oleh Billy Connolly ini sepenuhnya menggunakan teknologi CGI bahkan terlihat seperti karakter kartun.

Begitupun karakter para prajurit Dwarvis yang selalu akan menjadi karakter animasi dengan teknologi CGI dalam seluruh adegan pertempuran dalam film The Hobbit: The Battle of the Five Armies, para penggemar dan kritikus benar-benar merasa bingung dengan pilihan Jackson untuk menggunakan visual efek yang berlebihan kepada pemain veteran seperti Billy Connolly.


Batman (Batman v Superman: Dawn of Justice) – ( GOOD )

Berbeda dengan kostum karakter Dain Ironfoot, kostum CGI dari karakter ikonik milik DC yaitu Batman yang digunakan dalam film Batman v Superman: Dawn of Jusctice ini keseluruhannya menggunakan teknologi CGI, kostum Batman terlihat tebal dan berat dengan cahaya dimatanya. Diperankan oleh Ben Affleck, ia hanya memakai kostum yang dilengkapi sejumlah sensor untuk menerapkan efek digital tersebut. Beruntungnya kostum CGI Batman sangat meyakinkan para penggemarnya, ini layak mendapatkan pujian untuk tekstur logam yang terlihat nyata dari baju besi Batman. Terlihat pada beberapa adegan Batman tidak dapat bergerak terlalu banyak, karena seperti yang kita bayangkan bahwa kostum besi yang berat ini akan membatasi ruang gerak pemakainya secara fisik.


 Iron Man – ( GOOD )

Ketika pertama kali karater Iron man muncul kelayar lebar pada tahun 2008, superhero yang satu ini telah banyak mencuri perhatian para penggemarnya, terutama dari kostum yang berwarna merah keemasan dengan armor yang terdapat pada bagian dadanya, tentunya ini menggunakan bantuan teknologi CGI. Geeks, dalam sebuah adegan menampilkan Iron Man (Robert Downey Jr) menggunakan kostum CGI yang terlihat sangat nyata dan meyakinkan, dengan baju besi yang, terdapat senjata dibagian telapak tangan dan dibagian kakinya ia gunakan untuk terbang.


General Zod (Man of Steel) – ( GOOD )

Film Man of Steel garapan sutradara Zack Snyder yang dirilis pada tahun 2013 ini, telah dibintangi oleh Henry Cavill (Clark Kent/Kal-El), Amy Adams (Lois Lane) dan Michael Shannon (General Zod). Dalam kisahnya menceritakan Clark Kent berasal dari Planet Krypton yang tinggal diBumi, Clark kemudian harus bertempur melawan General Zod dan pasukannya yang berhasil kabur dari penjara Krypton dan datang ke Bumi untuk mengambil inti Codex dan menculik Clark yang memiliki kode genetik Codex di dalam tubuhnya.

Geeks, sangat menarik melihat kostum General Zod yang dibuat sedemikian rupa hingga menggambarkan karakter villain yang berasal dari planet Kyrpton. Kostum rancangan James Acheson dan Michael Wilkinson tidak ingin kostum Zod hanya berwarna hitam sederhana seperti yang dikenakan oleh General Zod (Terence Stamp) dalam Superman II. Acheson dan Wilkinson pun mempertimbangkan agar aktor Michael Shannon tidak menggunakan kostum fisik berat, sebabnya kostum Zod dibuat secara digital dengan bantuan CGI yang sempurna, bersama dengan tim efek visual, mereka mencapai hasil yang terlihat benar-benar otentik, meyakinkan dan tanpa membatasi pergerakan aktornya. Kostum karakter Zod ini patut mendapat pujian dan untuk semua orang yang terlibat dalam film Man of Steel.


Beast (Beauty and The Beast) – ( BAD )

Geeks, kalian tentunya mengharapkan karakter Beast makhluk bertubuh besar berbulu dalam film live-action Beauty and the Beast direalisasikan dengan efek digital, kan? Film animasi Disney ini merupakan kisah yang sangat populer pada tahun 90-an dan diproduksi kembali dengan judul yang sama dari adaptasi dongeng karya Jeanne-Marie leprince de Beaumont. Dirilis 17 Maret 2017 film ini dibintangi oleh Emma Watson (Belle), Dan Stevens (Beast), Luke Evans (Gaston) dan Josh Gad (LeFou), Beauty and the Beast yang disutradarai oleh Bill Condon ini dibuat menggunakan teknologi CGI terutama untuk karakter Beast.

Untuk karakter Beast ini menunjukkan hasil akhir yang kurang dari kata memuaskan. Memang dalam beberapa adegan Beast terlihat baik-baik saja, Namun ketika Dan Stevens bertransformasi menjadi the Beast terlihat sangat kurang mulus. Di sisi lain, sang aktor pun harus memakai pakaian khusus tebal dengan ukuran yang sangat besar dan beratnya mencapai 18kg dengan sepatu tinggi, dilengkapi dengan titik hitam bagian badan dan wajahnya sebagai sensor dalam melakukan motion-capture. Itulah pengorbanan sang aktor Dan Stevens ya Geeks.


Spider-Man (Captain America: Civil War) – ( GOOD )

Karakter Spider-Man yang diperankan oleh Tom Holland ini muncul dalam Captain America: Civil War pada tahun 2016, meski rencana awalnya Tom Holland memakai kostum spandex asli superhero yang pas. Namun, ternyata jauh lebih mudah untuk mengolah kostum Spidey menggunakan bantuan efek digital. Sebagian besar keputusan ini, hanya menampilkam kostum CGI Spider-Man saat adegan di Airport.

Beruntung, hasil akhirnya sangat meyakinkan dan nyata terutama pada bagian matanya dapat mengecil dan membesar, dengan kostum yang menonjolkan warna biru dan merah beraksen hitam. Ini adalah kostum digital yang dieksekusi dengan baik, terlihat juga dalam Spider-Man: Homecoming kalian dapat melihat web shooter yang ia gunakan secara lebih detail.


Doctor Ryan Stone (Gravity) – ( GOOD )

Film bergenre thriler drama sci-fi, garapan sutradara asal Meksiko yaitu Alfonso Cuaron berjudul ‘Gravity’. Dirilis pada tanggal 4 Oktober 2013 lalu, film ini mendapat ulasan yang positif dari para kritikus, dengan dibintangi oleh Sandra Bullock (Ryan Stone) dan George Clooney (Matt Kowalski), film ini berhasil meraih nominasi Best Picture tahun 2013, sang sinematografer Emmanuel Lubezki akan membawa kalian merasakan menjelajahi dunia luar angkasa.

Cuaron memadukan teknologi CGI dan efek visual, dibantu oleh tim arahan Tim Webber dan 3D oleh Chris Parks. Mereka mengambil gambar yang hanya dibutuhkan di studio Pinewood dan Shepperton Inggris, lalu menggabungkannya dengan efek CGI. Sandra Bullock memang berada dalam pesawat ruang angkasa buatan, diproduksi oleh kostum designer Jany Temime, dalam beberapa adegan dan sebagian besar adegan yang menggunakan teknologi CGI yaitu keseluruhan tubuh Bullock dari leher hingga kebawah (termasuk kostum yang diberi sensor). Menariknya Geeks, Gravity dipuji oleh para kritikus dan para ahli karena realisme ceritanya dan keakuratan prinsip-prinsip ilmiahnya.


Spawn – ( BAD )

Kembali ke tahun 90-an Geeks, tampaknya beberapa studio baru mulai bereksperimen dengan teknologi komputerisasi CGI maupun efek digital. Dalam film Spawn yang dirilis pada tahun 1997 ini mengisahkan tentang seorang agen rahasia pemerintah bernama Al Simmons. Ia telah melakukan berbagai tugas yang sangat rahasia dan berhasil ia selesaikan. Simmons pun diceritakan sudah mempunyai keluarga dan harus menjalani kehidupan sebagai agen rahasia dan kepala keluarga.

Menyoroti jubah digital yang menempel pada Spawn, ini terlihat tidak seperti kostum superhero pada umumnya. Alasan dibalik jubah CGI Spawn, ini untuk meniru konsep artistik khas pencipta karakternya yaitu Todd McFarlane. Namun, hasil akhirnya tidak seperti yang diharapkan, jubahnya terlihat palsu dan nampak seperti kartun.


Hela (Thor: Ragnarok) – ( GOOD )

Setelah sutradara Taika Waititi sukses membawa film ketiga Thor yaitu Thor: Ragnarok yang dirilis pada 3 November 2017. Menyajikan film dengan cerita yang menghibur, ringan dan mempesona. Thor: Ragnarok bisa dibilang film terbaik dari Thor, yang merupakan perjuangan Thor untuk melindungi Asgard dari Ragnarok (kiamat Asgard) sekaligus bagi peradaban Asgard.

Dibintangi oleh Chris Hemsworth (Thor), Tom Hiddleston (Loki) dan Mark Ruffalo (Hulk). Thor 3 ini semakin mengagumkan karena didukung pemeran pendukung seperti Cate Blanchett dengan luar biasa mampu membuat karakter Hela tampil sebagai villain yang karismatik. Bahkan mungkin Hela adalah salah satu villain terbaik yang Marvel miliki sampai saat ini. Saat Blanchett diumumkan sebagai Hela, sebagian dari penggemar banyak yang berasumsi jika the Goddess of Death tidak akan tampil dengan kostum yang mirip seperti dalam buku komiknya.

Berkat penggunaan CGI yang sempurna, Hela berhasil menjadi karakter villain yang akurat dengan buku komiknya. Terutama saat Hela menutup rambutnya menjadi bertanduk, dengan memancarkan aura jahat, energi dan kostum CGI yang meyakinkan dan nyata.


Green Lantern – ( BAD )

Sebelum sukses dalam karakter Deadpool, Ryan Renolds harus terlebih dahulu mengalami kekecewaan dengan kostum CGI yang ia gunakan untuk karakter Green Lantern. Film yang dirilis pada tahun 2011 ini seharusnya sudah bisa menampilkan canggihnya teknologi CGI dalam filmnya ya Geeks? Kostum designer Ngila Dickson adalah peraih Oscar dibalik banyak kostum mempesona dari trilogi Lord of the Rings, namun mengejutkan dalam merancang kostum untuk karakter Green Lantern, Dickson dinilai gagal.

Kostum Hal Jordan/Green Lantern ini dimaksudkan untuk menjadi sebuah transformasi yang dihasilkan oleh kekuatan cicin yang ia miliki (bukan bahan spandex kain fisik), itu alasan yang tampaknya kostum Green Lantern dibuat dengan CGI. Mungkin efek digital yang ditampilkan tidak secara akurat mewujudkan visi dari Dickson, sehingga hasil akhirnya tidak terlihat nyata dan seperti kartun, bahkan topeng yang digunakan karakter tersebut tidak melekat sempurna pada wajah Ryan Reynolds.

_

Geeks, itulah beberapa kostum superhero atau kostum film yang dikombinasikan dengan kecanggihan teknologi CGI yang sampai saat ini masih terus berkembang, membuat para karakternya terlihat lebih nyata dan menakjubkan melebihi dunia nyata.

Dapatkan berita terbaru seputar film & entertainment lebih cepat dan mudah dengan bergabung di line official Greenscene.co.id. KLIK DISINI untuk bergabung.

  • Mantri Antisadar

    Dear Greenscene.co.id

    Ada baiknya kalian menghilangkan penggunaan kata “GEEKS”, cobalah pilih kata yang lebih enak untuk di baca, yang sesuai dengan konteksnya. Karena saat membaca dengan adanya kata “GEEKS” makna nya terasa rancu atau kurang tepat.

    Sebenrnya artikel kalian bagus, saya juga sering bolak balik baca artikel kalian, namun karena kalian sering menngunakan kata “GEEKS” itu mengurangi niat saya untuk membaca, karena tidak semua orang suka dengan bahasa gaul atau yang lainnya. Cukup sesuaikan saja dengan konteksnya, agar para pembaca bisa lebih menikmati saat membaca artikel kalian, semoga sedikit masukan dari saya ini di dengar.

    Sebelumnya terimakasih, semoga kalian bisa lebih bijak dan baik lagi kedepannya.

    Salam,

    Bambang Sumantri

  • Via Febyanti

    Terimakasih banyak atas sarannya 🙂

  • Rizky Syabani

    Koreksi Ben Affleck menggunakan Bat Armor ASLI tanpa CGI

  • Yusuf Akhsan Hidayat

    favorit ane untuk CGI adalah filmnya DCEU

  • Mantri Antisadar

    Sama2, , artikel kalian memang bagus2, saya akui itu.

    Tetap update terus yaah, ,