Mengintip Jeroan ‘Battle Van’, Kendaraan The Punisher

Created By :
Hi, i'm Syahrul! I run content, PR and co-founded Greenscene.co.id. Hit me up on my social media, and if you need to reach us, contact me on syahrul_falakh@greenscene.co.id

Menjelang perilisan mini seri The Punisher yang akan ditayangkan oleh layanan TV streaming Netflix pada bulan tanggal 10 November 2017 telah menjadi perbincangan yang sangat menarik untuk saat ini. Setelah perannya dalam Daredevil season 2, aktor Jon Bernthal kembali berperan sebagai Frank Castle dalam mini serie pertamanya The Punisher. Seperti yang diutarakan oleh salah satu pihak Marvel Television yaitu Jeph Loeb, sebelumnya kepala dari Marvel Television itu pernah mengungkapkan bahwa dalam mini seri The Punisher nanti telah dipastikan bahwa kendaraan tempur ikoniknya atau yang disebut Battle Van akan dilibatkan dalam mini seri The Punisher untuk membantu misi balas dendam Frank Castle a.k.a The Punisher.

Berbicara tentang Battle Van, pastinya Geeks penasaran apa kelebihan dari ‘kendaraan tempur’ dari The Punisher ini ? Daripada penasaran, simak pembahasannya di bawah ini.


Kemunculan Perdana Battle Van


Battle Van The Punisher telah pertama kali memulai debutnya dalam serial komik Marvel berjudul The Giant-Size Spider-Man #4 yang dirilis pada tahun 1975. Komik yang diciptakan oleh Gerry Conway, Ross Andru dan Mike Esposito ini adalah pertama kalinya The Punisher membunuh sekelompok penjahat dengan kendaraan miliknya. Saat itu tidak semua karakter superhero dalam komik Marvel memiliki kendaraan khusus, sedangkan The Punisher datang dengan kendaraan mobil Battle Van ikoniknya ini. Battle Van The Punisher pertama kali diciptakan oleh anggota The Punisher yang merupakan seorang Insinyur bernama Reiss a.k.a The Mechanic yang terbunuh oleh Vulture. Setelah The Mechanic terbunuh, Battle Van The Punisher dimodifikasi oleh seorang hacker bernama Microchip agar sesuai dengan gayanya seorang pahlawan yang menghukum penjahatnya dengan gayanya sendiri. Setelah dimodifikasi, Battle Van The Punisher mempunyai teknologi canggih untuk pengintaian saat Frank Castle menjalani misi-nya.


Fitur Battle Van


Mobil Van The Punisher yang telah dimodifikasi oleh Microchip ini mempunyai body yang hampir umum dengan mobil Van merk Ford, namun Battle Van milik The Punisher ini mempunyai mesin tipe V-8 turbocharged yang membuatnya memilki kecepatan yang hampir sama dengan mobil sport buatan Eropa. Battle Van memiliki 4-Wheel Drive dengan Ban yang bisa menempuh medan off-road sekaligus dilengkapi dengan suspensi yang bisa menopang benda berat yang berada di dalam Battle Van. Battle Van The Punisher ini juga memiliki lapisan baja yang terdapat di seluruh body mobil sehingga dengan mudah menahan tembakan musuh, selain menahan dari tembakan armor, Battle Van juga sangat kuat untuk menabrak kendaraan yang ada disekitarnya dan Battle Van hanya bisa hancur dengan senjata anti-tank seperti Bazooka. Berikut adalah spesifikasi Battle Van The Punisher :

On-Board Equipment :

  • Sistem kemudi dapat dikendalikan secara otomatsi seperti Transmisi, rem dan Kemudi
  • Sistem pendingin udara yang sangat efisien
  • Komputer dengan kemampuan deteksi penyusup, GPS jalan kota Amerika, alat pendengar audio dan sistem sonar yang bisa mendeteksi benda di luar.
  • Mempunyai fitur AI atau Artificial Intelligence untuk bisa memperintahkan kendaraannya mengemudi secara otomatis atau autopilot.

On-Board Weaponry :

  • 4 barrel minigun dengan 20.000 amunisi caliber .223
  • 40 mm granade launcger dengan sebuah 110 box peluru
  • 4 senapan mesin bergerak, masing-masing mempunyai 400 peluru dengan caliber .25
  • Mampu mengeluarkan gas air mata dan kabut putih untuk melampaui musuh

Upgrade


Setelah pertama kali diceritakan dalam versi komik tahun 1975, Battle Van The Punisher memulai debutnya dalam versi serial TV animasi Spider-Man berjudul Neogenic Nightmare Chapter 7: Enter the Punisher yang dirilis pada tahun 1994. Kemunculan Battle Van dalam serial animasi ini sedikti berbeda seperti yang ditampilkan dalam komik, Battle Van The Punisher tidak memilki mini-gun dan granade launcher, namun Battle Van dalam animasi ini memiliki senjata laser dan tembakan rudal, dan AI (Artificial Intelligence) dalam Van ini yang mampu merespon perintah The Punisher hanya dengan berbicara dan juga dapat meluncurkan senjata yang akan diberikan kepada Frank Castle saat menjalan kan misi dengan menyesuaikan kecepatan angin dan ketinggian bangunan di sekitarnya. Namun dalam animasi ini Battle Van akhirnya dihancurkan oleh Goblin Glider milik Harry Osborn. Selanjutnya Pada tahun 2009, Battle Van The Punisher muncul dalam serial animasi Marvel berjudul The Superhero Squad, dalam Episode 9 yang berjudul Night in the Sanctorum, Battle Van The Punisher memiliki senjata yang hampir mirip saat kemunculannya di serial animasi Spider-Man. Dalam serial animasi Superhero Squad ini Battle Van menembakkan laser saja meskipun tidak ada senjata lagi yang diperlihatkan oleh Battle Van The Punisher.

Sementara dalam live-action serial Marvel versi Netflix, Frank Castle (Jon Bernthal) tidak memperlihatkan aksinya dengan Battle Van andalannya ini. Jadi dipastikan dalam serial The Punisher, Frank Castle dipastikan menggunakan Battle Van untuk pertama kali dalam versi live-action yang akan ditayangkan secara streaming di Netflix