Film ‘Turah’ Dipilih Wakili Indonesia di Ajang Oscar 2018

Tell your friends :

Perkembangan film diIndonesia kini sudah mengalami perkembangan yang pesat lewat beberapa film yang mendapat respon baik di mata Internasional. Seperti film The Raid yang berhasil mendapat penghargaan Auduence Award dan Dublin Film Critics Circle Best Film pada 2012 lalu dan banyak lainnya. Kali ini, film yang berjudul ‘Turah’ akan kembali mewakili Indonesia di ajang Oscar 2018.

Tampaknya, ini menjadi sebuah keputusan final dengan dipilihnya film Turah. Yang mana, pemilihannya telah melewati proses analisa dari film-film pemenang Best Foreign pada tahun-tahun sebelumnya.
Film Turah yang disutradarai Wicaksono Wisnu Legowo ini dipilih oleh PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia) untuk menjadi perwakilan diajang bergengsi Academy Awards 2018. Proses pemilihannya dilakukan oleh 13 nama yang berkopeten dibidangnya yang masuk dalam tim Komite Seleksi dan diketuai oleh aktris Christine Hakim. Dilansir dari Kapanlagi.com Geeks ini pernyataan dari Christine Hakim:

“Berdasarkan hasil penilaian seluruh anggota sesuai dengan pedoman palaksanaan Best Foreign Language Film 2017 dan regulasi dari Academy of Motion Pictures Arts and Sciences, maka Komite Seleksi menetapkan bahwa film produksi PT Empat Warna Media terpilih sebagai film untuk dikirim ke Oscar 2018. Keputusan ini bersifat tetap dan tidak dapat diganggu gugat”, ungkap Christine Hakim dalam jumpa pers di Plaza Indonesia XXI, Jakarta Pusat.

Turah menceritakan tentang kehidupan masyarakat Kampung Tirang di Kota Tegal yang mengalami isolasi selama bertahun-tahun yang kemudian memunculkan berbagai problema. Tahun 2016, film ini memenangi 3 kategori sekaligus, diantaranya Geber Award dan Netpac Award dalam Jogja-Netpac Asian Film Festival. Sedangkan kategori Asian Feature Film Special Mention diraih dalam Singapore International Film Festival. Terpilihnya film berbahasa Tegal ini telah rilis secara serentak dibioskop pada tanggal 16 Agustus 2017 yang berhasil menyisihkan 130 judul film lainnya. Berbeda dengan tahun lalu, pihak komite tidak membocorkan mengenai judul film apa saja yang masuk kandidat lima besar.

“sudah menjadi kesepakatan kami dalam hal ini, tidak bicara mana yang lebih baik atau buruk. Tapi mana yang lebih sesuai, sehingga semua sepakat bahwa tidak akan menyampaikan film-film yang menjadi diskusi kami. Karena tidak mau ada kesalahpahaman seakan-akan yang kami pilih ini lebih baik dari yang lain. Kami memilih sesuai dengan apa yang dikira sesuai untuk Oscars”, tambahnya lagi.

Sebelumnya Turah tayang perdana di Singapore International Film Festival dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival tahun 2016 lalu. Film yang diproduseri oleh Ifa Isfansyah dan dibintangi oleh Ubaidillah, Slamet Ambari, Yono Daryono, Rudi Iteng, Firman Hadi, Bontot Sukandar, Narti Diono dan masih banyak lagi.

Senior Editor of Greenscene.co.id
More posts:
Tell your friends :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *