Mengenal Adrian Toomes, Si Jenius Dibalik Sosok The Vulture

Spider-Man Homecoming mungkin menjadi salah satu film dari Marvel yang ditunggu – tunggu para Geeks!, dari beberapa promo dan trailer yang diberikan oleh Marvel cukup sukses menambah antusiasme dari para penggemar dari franchise Spider-Man. Dalam film nya kali ini Spider-Man akan dihadapkan dengan salah satu musuh yang cukup ikonik sepanjang masa, seorang jenius berkostum burung pemakan bangkai, siapa lagi kalau bukan The Vulture. Namun, siapakah The Vulture sebenarnya ?

The Vulture muncul pertama kali dalam komik The Amazing Spider-Man #2 pada tahun 1963,  ia adalah penjahat kedua dari Spider-Man setelah Chameleon. Sebenarnya terdapat lebih dari satu orang yang pernah memakai mantel dari The Vulture dalam komik Marvel, namun dalam film Spider-Man kali ini karakter The Vulture yang akan diperankan oleh Keaton adalah Adrian Toomes, The Vulture yang pertama.

Dilahirkan di Staten Island, New York. Adrian Toomes adalah seorang jenius dalam bidang elektronika dan mekanik, pada awalnya Adrian bersama dengan temannya Gregory Bestman membangun sebuah perusahaan penerbangan yang menjadi cikal bakal dari kostum terbang milik The Vulture. Peran Adrian dalam perusahaan ini adalah sebagai penemu, sedangkan Bestman sebagai orang yang bertanggung jawab di bidang finansial / keuangan. Namun, karena obsesinya sendiri dalam menciptakan penemuan gila Bestman menghianatinya dengan melakukan penggelapan uang dan pergi begitu saja.

Marah karena sang sahabat menghianatinya, Adrian Toomes kemudian merusak perusahaan yang telah ia rintis bersama Bestman. Pada saat itu juga ia menemukan bahwa kostum terbang yang diciptakan nya memberikan efek superhuman sehingga ia memutuskan untuk memakai kostum tersebut dan beralih menjadi penjahat super bernama The Vulture.

Pertemuan awal The Vulture dan Spider-Man terjadi pada saat Vulture sedang merampok Bank. Alih – alih menggagalkan aksi The Vulture, Peter Parker yang pada saaat itu sedang mengalami krisis keuangan malah terfokus pada mengambil beberapa foto dari The Vulture. Terlebih, pada saat itu Daily Bugle siap memberikan bonus uang yang cukup besar bagi siapapun yang berhasil mendapatkan gambar dari The Vulture. Karena terlalu fokus dalam mengambil gambar, Spider-Man dapat dikalahkan dengan mudah. Tidak hanya disitu, setelah menghujani Spidey dengan pukulan Vulture memasukan Spidey kedalam tangki air dan mengurungnya disana.

Pada pertemuan selanjutnya, Spidey dapat mengalahkan Vulture dan mengirimnya ke penjara. Disana ia bertemu dengan penjahat super lain dan kemudian menciptakan Sinister Six serta mengupgrade kostum nya dengan peralatan yang lebih canggih.

Well, mungkin dalam penjelasan di atas, salah satu kelebihan dari The Vulture adalah kostum canggihnya, dalam komik kostum yang digunakan oleh The Vulture terbuat dari bahan sintetis khusus yang memungkinkanya nya dapat terbang dengan memanfaatkan gaya anti grafitasi yang dimunculkan oleh alat yang tersambung pada kostumnya. Selain itu, Adrian Toomes juga menemukan sebuah serum khusus yang ia suntikan kedalam kostumnya, sehingga pemakainya memiliki kekuatan, kelincahan dan kegesitan dan refleks yang berlipat ganda.

Dalam filmnya nanti, kemungkinan latar belakang dari Adrian Toomes akan sedikit berbeda jika dibandingkan dengan yang ada dalam komik. Mengingat Marvel Cinematic Universe memiliki alur ceritanya sendiri. Bagaimana menurut kalian tentang pemilihan karakter Vulture sebagai villain utama dalam film ini Geeks ? Share pendapatnya di kolom komentar ya!


Advanced Nerd Since Day One
Part Time Jedi
More posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *