5 Film Superhero Paling ‘Violence’ Sepanjang Masa

Created By :
Writer for Greenscene.co.id, i'd love every genre of movies but specially, i'm nolan fans.

Kebanyakan film superhero selalu memasukan unsur violence/kekerasan di dalamnya. Ini sangatlah wajar karena film superhero biasanya selalu menampilkan adegan pertarungan. Dan mungkin ini yang menjadi unsur terpenting dari film superhero, karena berkat unsur ini fans sangat mencintai film-film bergenre ini. Dan kali ini Greenscene bakal ngerilis 5 film superhero paling violence, so check it out:


5.Blade (1998)


Blade merupakan film superhero vampire yang di bintangi oleh Wesley Snipes dan Stephen Dorf. Karakter yang di buat oleh Marvel ini merupakan salah satu film superhero yang banyak menampilkan adegan kekerasan di dalamnya, bahkan bukan hanya aksi laga dari para karakternya, film ini pun banyak menampilkan lumuran darah dalam setiap aksinya. Banyak sekali adegan kekerasan didalamnya seperti terbakarnya para vampire saat terkena sinar UV, atau adegan pertarungan dimana salah satunya harus kehilangan anggota tubuhnya, dan masih banyak lagi. Hal tersebut sudah menjadi hal yang umum dalam film ini, jadi wajar jika film ini merupakan film R-Rated. Film ini sendiri menceritakan seorang pria setengah vampir dijuluki Blade (Wesley Snipes) yang menjadi pemburu vampir, pembantai vampir, dan pelindung umat manusia dari kawanan vampir yang ingin mengambil kendali atas umat manusia.


4.The Punisher (2004)


Setelah kegagalan film The Punisher pada tahun 1989, Frank Castle akhirnya kembali pada tahun 2004, tapi dengan beberapa perubahan baru dan salah satunya dengan menghadirkan John Travolta yang bermain sebagai Howard Saint salah satu villain dalam film ini. The Punisher sendiri merupakan film yang banyak menampilkan aksi laga, bahkan bukan hanya pertarungan biasa yang disajikan dalam film ini, adegan pembunuhan sadis adalah tajuk utama yang di angkat ke dalam film ini. Salah satu adegan yang mungkin sangat ikonik dalam film ini yaitu ketika Punisher membunuh preman besar yang di kenal sebagai “The Rusia” dengan memasukan mukanya ke dalam air panci yang mendidih, dan menendangnya jatuh dari atas tangga. Karakter yang kembali di buat oleh Marvel ini sendiri menceritakan tentang seorang agen khusus bernama Frank Castle (Thomas Jane) yang ingin membalas dendam kepada penjahat yang telah membunuh istri dan kelurganya.


3.Dredd (2012)


Dredd bisa dibilang merupakan salah satu film kejutan di Hollywood tahun 2012 lalu, walaupun awalnya beberapa teasernya memperlihatkan bahwa film ini akan gagal, namun Dredd secara mengejutkan dapat merubah semua prediksi tersebut. Penggunaan efek Slow-Motion merupakan kunci mengapa film ini mendapat apresiasi yang positif dari para pecinta film. Kekerasan yang di tampilkan dalam film ini sangat menakjubkan, apalagi tiap peluru yang menusuk dan menembus kulit korban diperlihatkan dengan lambat dan mendetail. Robekan daging dan muncratan darah, serta ekspresi kaget dan kesakitan terlihat sadis, tetapi di saat yang sama juga terlihat indah. Dredd sendiri menceritakan kisah di Masa depan, dimana dunia sudah berubah menjadi gurun. Di pantai timur terletak satu kota mega metropolis dimana para penjahat menguasai jalan-jalan. Satu-satunya keadilan dikenal sebagai ‘Judges.’ Mereka memegang seluruh kekuasaan hakim, juri dan algojo. Hakim Dredd adalah tim elit penegak hukum Amerika. Ia terkenal dan ditakuti di seluruh kota. Kali ini, sebuah epidemi obat berbahaya, SLO-MO, menyebarluas. Untuk menghentikan kelompok-kelompok yang terlibat jual beli obat tersebut, Dredd bekerjasama dengan Cassandra Anderson, seorang cenayang handal. Mereka menemukan bahwa Ma-Ma – sang penyalur obat terlarang – mengendalikan klan kejam dan mereka harus menghentikannya. Perang antara Ma-Ma klan dan Judges pun tidak dapat dihindari.


2.Kick Ass (2010)


Mungkin Kick Ass adalah salah satu film komedi superhero yang paling banyak menampilkan aksi violence didalamnya. Dengan beberapa adegan kekerasan seperti saat adegan pertempuran seru lewat aksi Hit-Girl, atau saat membebaskan Big-Daddy dan Kick-Ass dari tawanan musuh hingga serbuan ke markas mafia, film ini cukup menampilkan plot cerita yang cukup fresh untuk sebuah film superhero Meski beberapa kontroversi untuk kata-kata kotor dan kekerasan yang dilakukan oleh seorang anak pada film ini, Kick-Ass tetap dapat diterima dengan baik oleh kritikus dan khalayak.. Film ini menceritakan kisah seorang remaja biasa, bernama Dave Lizewski (Aaron Taylor), yang berkeinginan untuk menjadi pahlawan super pada kehidupan nyata, menyebut dirinya “Kick-Ass”. Dave berhasil tertangkap di pertarungan besar ketika ia bertemu Big Daddy (Garret Brown), seorang mantan polisi yang, dalam usahanya untuk menurunkan raja obat bius Frank D’Amico, telah melatih putrinya yang berumur sebelas tahun untuk menjadi vigilante, Hit-Girl (Chloe Grace Moretz).


1.Watchmen (2009)


Watchmen merupakan film superhero yang diadaptasi dari komik seri Watchmen keluaran DC Comics tahun 80-an. Tidak seperti film superhero kebanyakan, Watchmen lebih mirip dengan film thrailer di banding film superhero. Karena banyak menampilkan unsur kekerasan di dalm film ditambah nuansa yang begitu gelap ciri khas film thrailer. Film yang digarap oleh sineas Zack Znyder yang kita kenal melalui film epik sejarah unik, 300 (2006) dan film zombie seru, Dawn of the Dead (2004) dibintangi sederet bintang papan tengah, seperti Billy Crudup, Patrick Wilson, Jackie Earle Haley, Malin Akerman, serta Matthew Goode. Satu hal yang perlu dicermati adalah film superhero ini diperuntukkan penonton dewasa dan bukan untuk anak-anak.

Menceritakan rakyat Amerika yang dilanda ketakutan besar akan ancaman perang nuklir dari pihak Soviet. Sementara sebuah kelompok superhero yang dinamakan Watchmen telah lama pensiun bahkan beberapa anggota telah membuka identitas mereka ke publik. Masalah bermula ketika seorang superhero, The Comedian tewas terbunuh secara misterius. Salah seorang anggota Watchmen yang masih aktif, yakni Rorschach (Haley) menyelidiki hal ini. Ia lalu mengingatkan anggota Watchmen lainnya, yakni Dr Manhattan/Jon Osterman (Crudup), Silk Spectre II/Laurie Jupiter (Akerman), Nite Owl II/Dan Dreiberg (Wilson), serta Ozymandias/Andrian Veidt (Goode) untuk waspada namun tidak ditanggapi dengan serius. Dalam perkembangan masalah justru berkembang semakin rumit. Dr. Manhattan dituduh menyebarkan penyakit kanker ke orang-orang dulu yang pernah dekat dengannya hingga ia memilih untuk menyendiri ke Planet Mars, dan Rorschach justru ditangkap atas tuduhan pembunuhan.